MIAMI, BULLETIN – Inter Miami CF II harus mengakui keunggulan Orlando City B dengan skor 1-4 dalam laga MLS NEXT Pro, Jumat (8/9) malam. Meskipun menelan kekalahan di kandang, momen penting tercipta saat pemain muda Nash Dearmin mencetak gol profesional pertamanya, menjadi titik terang di tengah hasil buruk yang dialami Inter Miami II.
Kekalahan ini memperpanjang catatan sulit Inter Miami II musim ini, dengan hanya meraih tiga kemenangan dari 26 pertandingan. Namun, bagi Nash Dearmin, pertandingan ini menandai tonggak sejarah dalam karier sepak bolanya, yaitu gol profesional pertama yang membanggakan.
Orlando City B berhasil unggul lebih dulu pada menit ke-10 melalui tembakan Issah Haruna. Namun, Inter Miami II tidak butuh waktu lama untuk merespons. Hanya dua menit berselang, Nash Dearmin mengambil inisiatif dengan melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti yang sukses menembus jala gawang Orlando, mengubah skor menjadi 1-1.
Gol yang dicetak oleh Nash Dearmin ini bukan hanya sekadar penyama kedudukan, melainkan juga gol perdananya musim ini dan yang paling penting, gol profesional pertamanya. Momen ini sangat berharga bagi produk akademi Inter Miami tersebut, memberikan pengalaman krusial di tengah tekanan musim yang berat bagi tim.
Sayangnya, gol dari Nash Dearmin tidak mampu mengubah jalannya pertandingan secara keseluruhan. Orlando City B kembali mencetak gol pada menit ke-25 untuk merebut keunggulan 2-1, dan terus menambah gol hingga skor menjadi 3-1 sebelum jeda. Tekanan dari tim tamu memang sulit dibendung oleh Inter Miami II.
Di babak kedua, Inter Miami II berupaya mengejar ketertinggalan dua gol, namun upaya tersebut tidak membuahkan hasil. Justru Orlando berhasil menambah keunggulan menjadi 4-1 melalui tendangan penalti pada menit ke-82, memastikan kemenangan telak bagi tim tamu.
Hasil akhir 1-4 ini memang menggambarkan tantangan besar yang dihadapi Inter Miami II musim ini. Namun, tujuan utama tim cadangan seperti ini adalah memberikan platform bagi pemain muda untuk berkembang di level profesional. Dalam konteks ini, gol yang dicetak Nash Dearmin menjadi aspek penting yang tidak tercermin dalam papan skor.
Nash Dearmin bermain sebagai gelandang bersama Matteo De Paula, Joseph Convers, dan Idoh Zelter-Zubida. Di lini depan, Mateo Saja dan Diego Rey menjadi andalan. Kapten tim, Matias Marin, bertugas sebagai penjaga gawang, didukung oleh Theo Vorenkamp, Nicholas Almeida, Rondell White, dan Sloan Morrison di lini pertahanan.
Kekalahan dari Orlando memang menyoroti pekerjaan rumah yang masih banyak bagi Inter Miami II, tetapi juga menunjukkan bahwa proses pembinaan pemain muda terus berjalan. Gol pertama Nash Dearmin mungkin tidak mengubah hasil pertandingan, namun ia telah mencetak tonggak penting dalam perjalanannya dari akademi menuju sepak bola profesional.
Inter Miami II masih memiliki satu pertandingan kandang tersisa musim ini. Mereka akan menghadapi Huntsville City FC pada Minggu, 13 September, di Inter Miami CF Stadium. Pertandingan ini menjadi kesempatan bagi Inter Miami II untuk menutup musim dengan hasil yang lebih baik dan bagi para pemain muda untuk terus menunjukkan perkembangan mereka.






