Banjir Rendam Dua Desa di Banggai, Puluhan Rumah Terdampak

  • Whatsapp
Hujan deras yang mengguyur wilayah pegunungan di Kecamatan Balantak Utara, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, memicu banjir yang merendam dua desa, Rabu (1/4/2026). Foto:BPBD Sulteng

BANGGAI,BULLETIN.ID  – Hujan deras yang mengguyur wilayah pegunungan di Kecamatan Balantak Utara, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, memicu banjir yang merendam dua desa, Rabu (1/4/2026).

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Tengah melaporkan, banjir terjadi di Desa Pangkalaseang Baru dan Desa Pangkalaseang sekitar pukul 14.00 WITA, setelah hujan dengan intensitas tinggi berlangsung selama kurang lebih tiga jam sejak siang hari.

Luapan air sungai menggenangi permukiman warga dengan ketinggian mencapai lutut orang dewasa, terutama di Dusun I dan II Desa Pangkalaseang Baru serta Dusun II dan III Desa Pangkalaseang.

“Banjir disebabkan curah hujan tinggi di wilayah pegunungan yang mengakibatkan luapan air ke permukiman warga,” demikian laporan resmi BPBD Sulteng yang diterima hingga pukul 22.00 WITA.

Akibat kejadian tersebut, puluhan rumah warga terdampak. Di Desa Pangkalaseang Baru, tercatat 10 unit rumah terendam dengan total 36 jiwa terdampak, termasuk lansia dan balita. Sementara di Desa Pangkalaseang, sebanyak 42 unit rumah terdampak dengan jumlah warga mencapai 130 jiwa.

Meski demikian, tidak ada laporan korban jiwa maupun warga yang mengungsi dalam peristiwa ini.

Tim Reaksi Cepat (TRC) bersama Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD telah melakukan asesmen di lokasi serta berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Banggai untuk penanganan lanjutan.

Sejumlah kebutuhan mendesak di lokasi terdampak antara lain normalisasi sungai, pembangunan bronjong atau talud, serta perbaikan drainase. Selain itu, warga juga membutuhkan bantuan sandang seperti selimut dan alas tidur, serta logistik pangan.

Hingga Rabu malam, kondisi banjir dilaporkan telah berangsur surut seiring berhentinya hujan. Situasi di lokasi juga mulai kondusif.

Berita Pilihan :  IMIP Bangun Drainase Beton di Ruas Trans Sulawesi

Meski demikian, masyarakat diimbau tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih dapat terjadi sewaktu-waktu.

Pos terkait