225 Calon Bintara Ikuti Pantukhir

  • Whatsapp
Sebanyak 225 calon Bintara Prajurit Karier (PK) TNI Angkatan Darat Gelombang II Tahun Anggaran 2026 mengikuti Sidang Pantukhir tingkat Sub Panitia Pusat (Panpus) Kodam XXIII/Palaka Wira di Aula Yonif 711/Raksatama, Palu, Selasa (9/6/2026). Foto:Ist

PALU, BULLETIN.ID – Sebanyak 225 calon Bintara Prajurit Karier (PK) TNI Angkatan Darat Gelombang II Tahun Anggaran 2026 mengikuti Sidang Pantukhir tingkat Sub Panitia Pusat (Panpus) Kodam XXIII/Palaka Wira di Aula Yonif 711/Raksatama, Palu, Selasa (9/6/2026). Sidang yang dipimpin langsung Pangdam XXIII/Palaka Wira, Mayjen TNI J. Binsar P. Sianipar, itu menjadi tahapan akhir untuk menentukan peserta yang berhak melanjutkan proses menuju pendidikan militer.

Bagi ratusan peserta, Pantukhir bukan sekadar agenda seremonial. Tahap ini menjadi penentu setelah mereka melewati rangkaian seleksi yang panjang dan ketat, mulai dari pemeriksaan administrasi, kesehatan, kesamaptaan jasmani hingga psikologi.

Pangdam XXIII/Palaka Wira menegaskan bahwa proses penerimaan prajurit TNI AD dilakukan secara objektif dan transparan. Seluruh peserta dinilai berdasarkan hasil yang diperoleh selama mengikuti tahapan seleksi, tanpa adanya perlakuan khusus maupun intervensi dari pihak manapun.

“Kami ingin memastikan bahwa yang terpilih adalah mereka yang memang memenuhi kriteria dan memiliki kemampuan terbaik. Tidak ada ruang bagi praktik titipan ataupun kecurangan dalam proses rekrutmen ini,” tegas Pangdam di hadapan tim seleksi.

Pernyataan tersebut sekaligus menjawab harapan masyarakat yang selama ini menginginkan proses penerimaan prajurit berlangsung bersih dan akuntabel. Kepercayaan publik terhadap institusi TNI, salah satunya, dibangun melalui sistem rekrutmen yang memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh putra-putri bangsa.

Dalam sidang tersebut, tim penguji melakukan pencermatan kembali terhadap seluruh hasil pemeriksaan peserta. Setiap nilai dan rekomendasi dari bidang seleksi menjadi bahan pertimbangan sebelum keputusan akhir ditetapkan.

Menurut Pangdam, kualitas prajurit yang direkrut hari ini akan menentukan kualitas organisasi TNI AD di masa depan. Karena itu, seleksi tidak hanya berorientasi pada kemampuan fisik, tetapi juga karakter, mental, disiplin, dan kesiapan calon dalam mengemban tugas negara.

Berita Pilihan :  Ditengah Arus Informasi Digital, KPID dan Dispusaka Perkuat Benteng Literasi

“Menjadi prajurit bukan hanya soal kuat secara fisik. Yang dibutuhkan adalah integritas, loyalitas, dan kesiapan mengabdi kepada bangsa dan negara,” ujarnya.

Pelaksanaan Pantukhir juga menjadi bagian dari upaya Kodam XXIII/Palaka Wira untuk menjaring sumber daya manusia unggul yang siap menghadapi tantangan tugas pertahanan yang semakin dinamis. Dari 225 peserta yang mengikuti sidang, hanya mereka yang memenuhi standar terbaik yang akan melangkah ke tahapan berikutnya.

Melalui proses seleksi yang ketat dan terbuka tersebut, Kodam XXIII/Palaka Wira berharap dapat melahirkan generasi prajurit muda yang profesional, tangguh, dan memiliki komitmen kuat menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Pos terkait