PALU, BULLETIN.ID – Fakultas Tarbiyah Ilmu Keguruan (FTIK) Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama dengan Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Kota Palu, sepakat mengimplementasikan tri dharma meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat.
Kesepakatan itu ditandai dengan penandatangan naskah Memorandum Of Action (MoA) antara FTIK UIN Datokarama oleh Dekan Profesor Saepuddin Mashuri, dan Kepala MTsN 1 Kota Palu Basria
“MoA ini menjadi landasan bagi dua lembaga untuk bersama – sama menguatkan implementasi penyelenggaraan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat,” kata Dekan FTIK UIN Datokarama Profesor Saepuddin Mashuri.
Dekan FTIK UIN Datokarama Profesor Saepuddin Mashuri menegaskan bahwa MTsN 1 Palu adalah mitra strategis yang memiliki reputasi luar biasa.
“Kami tidak ingin teori-teori pendidikan terkini hanya mandek di jurnal ilmiah. Lewat kerja sama ini, dosen dan mahasiswa kami akan turun langsung ke MTsN 1 Palu untuk melakukan pengabdian, riset tindakan kelas, sekaligus membawa metode pembelajaran digital yang interaktif,” ujarnya saat memberikan keterangan.
Melalui penandatanganan MoA tersebut, FTIK UIN Datokarama dan MAN 1 Kota Palu akan melaksanakan kegiatan – kegiatan pengembangan akademik dan kelembagaan.
Hal ini, kata Profesor Saepuddin, untuk menopang percepatan pengembangan mutu akademik yang diikutkan dengan meningkatkan kompetensi para guru dan tenaga kependidikan.
“Oleh karena itu, MoA ini akan lebih fokus pada pengembangan inovasi pembelajaran, peningkatan kapasitas tenaga pendidik, serta penyediaan fasilitas bagi mahasiswa FTIK UIN Datokarama Palu untuk melaksanakan praktik pengalaman lapangan (PPL) atau magang kependidikan di MTsN 1 Kota Palu,” ungkapnya.
Kepala MTsN 1 Kota Palu, Basria, menegaskan bahwa kolaborasi dengan FTIK UIN Datokarama Palu merupakan langkah strategis untuk memperkuat ekosistem pendidikan di lingkungan madrasah. Menurutnya, sinergi antara lembaga pendidikan tinggi dan madrasah sangat penting dalam menjawab tantangan pendidikan yang terus berkembang.
“Kemitraan ini adalah upaya konkret kami untuk terus beradaptasi dengan dinamika pendidikan masa kini. Kami berharap kerja sama ini tidak hanya memberikan ruang praktik bagi mahasiswa, tetapi juga berdampak langsung pada peningkatan kualitas pembelajaran di kelas melalui pertukaran ide dan inovasi antara dosen, mahasiswa dan guru-guru kami,” ujarnya usai penandatanganan.






