Warga Palu Tutup Rumah Makan Nonhalal di Tondo, Ini Sebabnya

  • Whatsapp
Penutupan Rumah Makan Nonhalal Palu

PALU, BULLETIN – Puluhan warga Kelurahan Tondo, Kota Palu, Sulawesi Tengah, mendatangi dan menyuarakan aspirasi mereka, yang berujung pada penutupan rumah makan nonhalal di lokasi tersebut pada Senin, 10 Mei 2024. Aksi ini menyoroti operasional Rumah Makan Ajik Tondo yang dikenal menyajikan menu nonhalal, menarik perhatian masyarakat sekitar dan dikawal aparat keamanan.

Kedatangan warga di Rumah Makan Ajik Tondo ini sempat memanaskan suasana, namun aparat keamanan sigap berada di lokasi untuk mengawal jalannya aksi. Situasi tetap kondusif hingga aksi penutupan rumah makan nonhalal itu berakhir, dengan kondisi di sekitar lokasi dilaporkan terkendali.

Dari live yang dibagiskna  akun facebook Miftahul Jannah ini terlihat warga berbondong bondongb hendak menutup dan membongkar rumah makan tersebut . 

” hamak liat gabarnya e, diguliling guling warung ajik tondo didatangi warga karena disini tidak bisa membuka warung seperti ini ya” ungkap salah seoarang warga dalam live nya. 

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola Rumah Makan Ajik maupun pemerintah setempat mengenai hasil pemeriksaan atau tindak lanjut atas aspirasi warga terkait penutupan rumah makan nonhalal ini. Motif utama yang melatarbelakangi aksi penutupan tersebut juga masih menunggu penjelasan resmi dari pihak-pihak terkait.

Peristiwa penutupan rumah makan nonhalal ini menjadi perhatian publik dan diharapkan dapat diselesaikan melalui dialog serta mekanisme hukum yang berlaku. Pemerintah Kota Palu diharapkan dapat memfasilitasi proses penyelesaian ini demi menjaga ketertiban umum.

Berita Pilihan :  Resmikan Masjid Kartini Al-Husein, Akbar Supratman Ajak Warga Perkuat Persatuan

Pos terkait