Mauricio Pochettino Perpanjang Kontrak, Tetap Latih Timnas Amerika Serikat hingga 2030

  • Whatsapp
Pochettino Latih Timnas Amerika Serikat

Washington D.C., BULLETIN – Mauricio Pochettino dipastikan akan terus melatih Timnas Amerika Serikat hingga tahun 2030. Federasi Sepak Bola Amerika Serikat (U.S. Soccer) secara resmi mengumumkan perpanjangan kontrak sang pelatih asal Argentina pada Senin waktu setempat, menegaskan komitmen mereka untuk membangun tim yang kompetitif menuju Piala Dunia FIFA 2030.

Keputusan ini mengakhiri spekulasi terkait masa depan Pochettino setelah kontraknya sebelumnya dijadwalkan berakhir usai Piala Dunia FIFA 2026, di mana Amerika Serikat menjadi salah satu tuan rumah. Dengan perpanjangan ini, Pochettino akan memimpin skuad Stars and Stripes dalam dua edisi Piala Dunia berturut-turut.

CEO dan Sekretaris Jenderal U.S. Soccer, JT Batson, menyatakan bahwa perpanjangan kontrak ini merupakan bagian integral dari proyek jangka panjang untuk memperkuat perkembangan sepak bola di Amerika Serikat. Kepercayaan terhadap visi dan strategi Pochettino menjadi kunci dalam keputusan ini.

“Mauricio dan staf pelatih percaya pada masa depan sepak bola di Amerika Serikat. Proyek baru ini memungkinkan kami melanjutkan perkembangan tim nasional putra dan menjaga momentum pertumbuhan sepak bola di negara ini,” kata Batson. seperti yang dilansir dari lama fifa. 

Batson menegaskan, U.S. Soccer memiliki ambisi besar. Targetnya termasuk menjadikan Amerika Serikat sebagai penantang serius gelar Piala Dunia serta memperluas popularitas sepak bola di seluruh komunitas. Fokus jangka panjang ini membuat U.S. Soccer yakin pada kemampuan Pochettino untuk memajukan tim.

Perpanjangan kontrak bagi Pochettino tidak lepas dari catatan positif Timnas Amerika Serikat di bawah kepemimpinannya pada Piala Dunia 2026. Meskipun langkah mereka terhenti di babak 16 besar setelah kalah 1-4 dari Belgia, performa tim berhasil membangkitkan antusiasme publik yang luar biasa terhadap sepak bola.

Di bawah asuhan mantan pelatih Tottenham Hotspur dan Paris Saint-Germain itu, Timnas Amerika Serikat mencatat sejumlah rekor baru. Ini termasuk mencetak empat gol dalam satu pertandingan Piala Dunia saat mengalahkan Paraguay pada laga pembuka. Pencapaian ini menjadi bukti awal keberhasilan Pochettino melatih tim.

Berita Pilihan :  Duel Sengit Vietnam vs Singapura AFF 2026: The Lions Hadapi Ujian Berat di Hanoi

Selain itu, Timnas Amerika Serikat juga berhasil meraih dua kemenangan di fase grup untuk pertama kalinya sejak Piala Dunia 1930. Mereka juga mengoleksi enam poin, jumlah tertinggi yang pernah mereka raih pada fase grup turnamen tersebut. Hal ini menunjukkan dampak positif yang dibawa oleh Pochettino melatih.

Pochettino mengaku sangat optimistis dengan potensi sepak bola Amerika Serikat setelah dua tahun bekerja bersama federasi. Ia merasa dukungan suporter sepanjang Piala Dunia 2026 semakin menguatkan keyakinannya bahwa tim nasional masih memiliki ruang besar untuk berkembang dan mencapai level tertinggi.

“Selama bekerja bersama U.S. Soccer, kami melihat potensi besar untuk membuat program tim nasional putra menjadi lebih kuat. Semangat yang ditunjukkan para suporter selama Piala Dunia semakin memperkuat keyakinan kami tentang apa yang bisa dicapai di sini,” ujar Pochettino.

Ia juga menegaskan keinginan untuk memberikan dampak yang lebih luas. Ini tidak hanya pada hasil pertandingan, tetapi juga terhadap pengembangan pemain, pelatih, dan sistem pembinaan sepak bola di Amerika Serikat secara keseluruhan. Pochettino siap melatih generasi emas mendatang.

Pochettino diperkirakan akan melanjutkan pembangunan tim dengan mengandalkan pemain-pemain yang tampil impresif di Piala Dunia 2026. Nama-nama seperti Folarin Balogun, Alex Freeman, dan Malik Tillman akan menjadi tulang punggung, sembari membuka peluang bagi talenta muda lainnya untuk bergabung di bawah arahan Pochettino melatih.

Sebelum memasuki kualifikasi Piala Dunia 2030, Timnas Amerika Serikat akan menghadapi sejumlah turnamen regional. Tim asuhan Pochettino dijadwalkan tampil di Concacaf Nations League 2026-2027 yang dimulai pada September mendatang, sebelum melanjutkan persiapan melalui Piala Emas Concacaf 2027.

Dengan kontrak baru hingga 2030, U.S. Soccer menunjukkan komitmen kuat untuk mempertahankan stabilitas dan melanjutkan proyek jangka panjang bersama Mauricio Pochettino. Harapannya adalah membawa sepak bola Amerika Serikat bersaing di level tertinggi dunia dan mencapai puncak kesuksesan.

Sumber:FIFA

Pos terkait