Sri Mulyani Pimpin Penggalangan Dana IDA22 Bank Dunia untuk Negara Miskin

  • Whatsapp
Sri Mulyani Pimpin IDA22 Bank Dunia

WASHINGTON, BULLETIN – Bank Dunia secara resmi menunjuk mantan Menteri Keuangan Republik Indonesia, Sri Mulyani Indrawati, sebagai Ketua Bersama Independen dalam proses pengisian kembali pendanaan (IDA22) Asosiasi Pembangunan Internasional, memastikan Sri Mulyani Pimpin IDA22 Bank Dunia untuk negara-negara berpendapatan rendah.

Sebagai Ketua Bersama Independen, Sri Mulyani akan memimpin upaya penggalangan komitmen pendanaan dan penguatan kebijakan bagi 78 negara berpendapatan rendah. Ia akan bertugas bersama Paschal Donohoe, Managing Director dan Chief Knowledge Officer World Bank Group (WBG), sebuah peran kunci yang menunjukkan bahwa Sri Mulyani Pimpin IDA22 Bank Dunia.

Penunjukan  Sri Mulyani,  dilakukan melalui komite seleksi independen yang terdiri dari perwakilan negara donor dan peminjam. Rekam jejaknya dalam kebijakan fiskal, pengalaman sebagai mantan Managing Director dan Chief Operating Officer Bank Dunia, serta posisinya saat ini sebagai Blavatnik World Leaders Fellow 2025–2026 di Universitas Oxford menjadi pertimbangan utama.

Pihak Bank Dunia menegaskan bahwa kehadiran kepemimpinan independen dalam siklus ini krusial untuk menggalang solidaritas internasional, terutama dengan pengalaman Sri Mulyani Pimpin IDA22 Bank Dunia.

“Dalam peran ini, Sri Mulyani akan memperjuangkan dukungan kebijakan dan pendanaan yang lebih kuat untuk IDA22 di kalangan negara donor maupun Negara peminjam,” dalam  pernyataan resmi Bank Dunia.

IDA adalah instrumen pembiayaan terpenting Bank Dunia yang telah menyalurkan lebih dari 632 miliar dolar AS sejak tahun 1960. Dana tersebut mendukung pengentasan kemiskinan ekstrem, pembangunan infrastruktur dasar, serta peningkatan kesejahteraan di negara-negara termiskin di dunia, sejalan dengan peran Sri Mulyani Pimpin IDA22 Bank Dunia.

Siklus IDA22 dijadwalkan mulai bergulir resmi pada gelaran Mid-Term Review di Tashkent, Uzbekistan, pada Desember 2026. Proses ini akan berlanjut hingga puncaknya pada pertemuan penetapan komitmen pendanaan (pledging meeting) yang dijadwalkan berlangsung pada Desember 2027.

Berita Pilihan :  BGN Kembalikan Lebih dari Rp311 Miliar ke Kas Negara

Hasil akhir dari mobilisasi dana dalam siklus IDA22 ini nantinya akan menentukan alokasi serta besaran pembiayaan konsesional—baik berupa pinjaman berbiaya rendah maupun hibah—yang dapat diakses oleh negara-negara penerima hingga tahun 2031, berkat upaya yang dipimpin oleh Sri Mulyani Pimpin IDA22 Bank Dunia.

Pos terkait