JAKARTA, BULLETIN – Pemerintah terus mempercepat pengiriman bantuan logistik untuk masyarakat terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT). Hingga Sabtu, 15/08, sebanyak 27 ton bantuan logistik NTT telah dikirim ke wilayah terdampak melalui sejumlah kloter penerbangan pesawat Hercules.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya turut memantau langsung proses pengiriman bantuan logistik NTT tersebut. Menjelang tengah malam, Teddy mengecek kloter terakhir penerbangan logistik bantuan dari Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, menuju NTT.
Pengiriman bantuan logistik NTT dilakukan secara bertahap sepanjang hari untuk memastikan kebutuhan masyarakat terdampak dapat segera terpenuhi. Proses ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam merespons cepat bencana yang terjadi.
Selain mengirim bantuan logistik NTT, pemerintah juga memperkuat koordinasi penanganan di lapangan. Presiden Prabowo Subianto telah menginstruksikan sejumlah menteri, Kepala BNPB, Kepala Basarnas, serta unsur PLN, Pertamina, dan Telkom untuk langsung menuju NTT.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan proses evakuasi, pencarian dan pertolongan, distribusi bantuan logistik NTT, hingga pemulihan layanan dasar dapat berjalan cepat dan tepat sasaran. Koordinasi lintas sektor ini krusial untuk efektivitas penanganan bencana.
Di sisi lain, TNI dan Polri mengerahkan lebih dari 3.500 personel ke sejumlah wilayah terdampak di Pulau Flores. Personel disebar ke berbagai lokasi, termasuk Manggarai, Maumere, dan daerah lain yang membutuhkan penanganan.
Pengerahan personel difokuskan untuk mendukung evakuasi dan pencarian korban, pengamanan wilayah, distribusi bantuan logistik NTT, serta membantu masyarakat yang terdampak bencana. Hal ini melengkapi upaya pengiriman bantuan material.
Pemerintah memastikan penanganan bencana di NTT terus diperkuat seiring dengan kebutuhan masyarakat di lapangan. Pengiriman bantuan logistik NTT dan mobilisasi personel menjadi bagian dari upaya mempercepat respons terhadap dampak gempa.
Dengan dukungan berbagai unsur pemerintah, TNI-Polri, serta lembaga terkait, penanganan diharapkan dapat menjangkau masyarakat terdampak secara lebih cepat dan merata. Seluruh elemen bekerja sama untuk memberikan bantuan logistik NTT yang optimal.






