Barcelona Kalahkan Al Ahly 2-1: Abdelkarim dan Raphinha Gemilang di Gamper

  • Whatsapp
Barcelona kalahkan Al Ahly
Barcelona Kalahkan Al Ahly 2-1: Abdelkarim dan Raphinha Gemilang di Gamper. (Foto;Captured)

BARCELONA, BULLETIN – Klub raksasa Spanyol, Barcelona, sukses menutup rangkaian pramusim 2026 dengan hasil positif. Blaugrana kalahkan Al Ahly, tim kuat Mesir, dengan skor tipis 2-1 dalam ajang bergengsi Trofeo Joan Gamper yang berlangsung di Camp Nou, Rabu (19/8/2026) malam waktu setempat.

Dua gol kemenangan Barcelona pada pertandingan ini tercipta di babak pertama melalui aksi Hamza Abdelkarim dan Raphinha. Al Ahly sempat memperkecil ketertinggalan lewat Zizo di awal babak kedua, namun Barcelona mampu mempertahankan keunggulan hingga peluit akhir berbunyi. Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi tim asuhan Hansi Flick sebelum memulai kompetisi resmi musim 2026/27.

Hamza Abdelkarim, penyerang muda Barcelona, menjadi salah satu bintang yang paling mencuri perhatian. Ia kembali menunjukkan ketajamannya, membuktikan dirinya layak mendapat lebih banyak kesempatan di tim utama Barcelona. Abdelkarim membuka keunggulan setelah serangan yang melibatkan Raphinha dan Alejandro Balde. Pergerakannya di kotak penalti membuat pertahanan Al Ahly kesulitan mengantisipasi. Gol spesial ini dicetak ke gawang mantan klubnya, Al Ahly, sehingga menambah emosi dalam pertandingan di mana Barcelona kalahkan Al Ahly.

Selain mencetak gol, striker muda itu tampil aktif membangun permainan, pergerakannya di lini depan, dan kemampuannya menghubungkan permainan menjadi aspek positif yang bisa dibawa Barcelona menuju musim baru. Penampilannya krusial saat Barcelona kalahkan Al Ahly di laga pramusim ini.

Setelah menciptakan peluang untuk gol pertama, Raphinha kemudian mencatatkan namanya di papan skor. Pemain asal Brasil itu memenangkan penalti menjelang akhir babak pertama. Raphinha sendiri maju sebagai eksekutor dan sukses menaklukkan kiper Al Ahly. Barcelona pun memasuki jeda dengan keunggulan 2-0, memperkuat posisi mereka untuk kalahkan Al Ahly.

Meski sempat membutuhkan waktu untuk menemukan ritme permainan, Raphinha akhirnya kembali menunjukkan pengaruhnya di lini depan. Kontribusinya menjadi salah satu alasan Barcelona mampu mengakhiri babak pertama dengan nyaman. Ini penting bagi Barcelona yang ingin kalahkan Al Ahly.

Memasuki babak kedua, Hansi Flick melakukan sejumlah pergantian pemain, menurunkan kombinasi pemain muda dan mereka yang belum banyak mendapat menit bermain. Perubahan ini membuat permainan Barcelona sempat kehilangan ritme. Lima menit setelah babak kedua dimulai, Al Ahly memanfaatkan situasi tersebut untuk memperkecil ketertinggalan melalui Zizo. Gol itu tercipta lewat serangan balik, mengubah skor menjadi 2-1.

Berita Pilihan :  Sporting CP Wajib Bangkit Lawan Vitória, Tekanan Juara Bertahan Memuncak

Barcelona kemudian kembali menguasai pertandingan, tetapi kesulitan menciptakan peluang bersih untuk mencetak gol ketiga. Karim Adeyemi menjadi salah satu pemain yang tampil agresif setelah masuk sebagai pemain pengganti. Kecepatan dan keberaniannya melakukan penetrasi membuat lini pertahanan Al Ahly kembali mendapat tekanan. Flick juga memberikan kesempatan tampil kepada Gavi dan Pedri, yang baru menjalani penampilan perdana mereka pada pramusim kali ini, saat Barcelona kalahkan Al Ahly.

Menjelang pertandingan berakhir, Anthony Gordon dimainkan sebagai false nine. Pemain baru Barcelona itu sempat mendapatkan kesempatan untuk memperlebar keunggulan setelah memenangkan penalti. Namun, eksekusi Gordon berhasil ditepis penjaga gawang Al Ahly. Barcelona tetap mampu menjaga skor 2-1 hingga peluit panjang berbunyi, menegaskan kemenangan atas Al Ahly.

Trofeo Joan Gamper memang tidak menghadirkan penampilan Barcelona yang spektakuler. Namun, kemenangan tersebut memberikan sejumlah catatan positif bagi Flick. Salah satu yang paling menonjol adalah performa Abdelkarim. Di tengah persaingan ketat lini depan dan pencarian Barcelona terhadap sosok penyerang nomor 9, penyerang muda tersebut mulai menunjukkan bahwa dirinya bisa menjadi opsi internal yang menarik. Ini membuktikan bahwa Barcelona punya kedalaman skuad untuk terus kalahkan Al Ahly dan tim lainnya.

Barcelona juga belum tampil dengan kekuatan terbaik sepanjang pramusim, karena sejumlah pemain baru kembali setelah menjalani Piala Dunia 2026. Flick harus mengatur menit bermain dan kondisi fisik skuad. Karena itu, kemenangan atas Al Ahly lebih penting sebagai penutup persiapan sekaligus menjaga momentum sebelum pertandingan resmi. Barcelona selanjutnya akan mengalihkan fokus ke LaLiga 2026/27. Blaugrana dijadwalkan menghadapi Elche pada akhir pekan sebagai pertandingan pembuka kompetisi resmi. Dengan pramusim yang telah berakhir, perhatian kini tertuju pada pilihan Flick di starting XI. Selain pemain-pemain senior, perkembangan Abdelkarim dan sejumlah talenta La Masia bisa menjadi salah satu cerita menarik Barcelona pada awal musim baru setelah sukses kalahkan Al Ahly.

Pos terkait