AMBATO, BULLETIN – Neymar absen membela Santos saat menghadapi Macará di leg kedua babak 16 besar Copa Sudamericana 2026 pada Kamis. Keputusan ini diambil bukan karena sanksi, melainkan bagian dari strategi Santos untuk mengelola kondisi fisik sang pemain dan menjaga peluang klub di kompetisi domestik yang krusial.
Absennya Neymar menjadi sorotan, mengingat Santos datang ke Ekuador dengan modal kemenangan tipis 2-1 pada leg pertama di Vila Belmiro. Pemain bernomor punggung 10 itu tidak masuk dalam rombongan tim yang bertolak ke Ambato.
Keputusan Santos menyimpan Neymar absen dalam laga penting ini mengindikasikan bahwa manajemen klub mempertimbangkan lebih dari sekadar pertandingan di Copa Sudamericana. Kondisi jadwal padat dan posisi di Brasileirão yang belum aman menjadi faktor utama.
Saat ini, Santos berada dalam situasi sulit di kompetisi domestik, hanya berjarak dua poin dari zona degradasi. Pertandingan penting melawan Mirassol sudah menanti pada Minggu, menuntut Santos harus membagi fokus dan menjaga kebugaran pemain inti.
Pelatih Cuca mengambil langkah strategis dengan mengatur menit bermain sejumlah pemain penting, termasuk Neymar. Strategi ini merupakan upaya Santos untuk menjaga kebugaran pemain di fase akhir musim, terutama mengingat riwayat cedera Neymar dalam beberapa tahun terakhir. Klub tidak ingin mengambil risiko dengan memaksanya bermain dalam kondisi yang berpotensi menguras tenaga.
Selain faktor jadwal domestik, kondisi lokasi pertandingan di Ambato, Ekuador, juga menjadi pertimbangan. Kota tersebut berada sekitar 2.600 meter di atas permukaan laut. Bermain di ketinggian seperti itu dapat memberikan tuntutan fisik yang berbeda dan lebih berat dibandingkan pertandingan di dataran rendah.
Cuca pada akhirnya menerapkan pendekatan pragmatis: keunggulan 2-1 dari leg pertama memberikan Santos ruang untuk merotasi skuad tanpa harus memaksakan seluruh pemain bintang tampil. Hal ini membuat Neymar absen bukan sebuah kerugian mutlak, melainkan bagian dari perencanaan matang.
Neymar bukan satu-satunya pemain penting yang ditinggalkan. Gabigol, yang mencetak salah satu gol Santos di leg pertama kontra Macará, juga tidak dibawa. Dengan Neymar absen dan Gabigol juga absen, Santos kehilangan dua pilar ofensifnya.
Namun, Cuca mendapatkan tambahan opsi dengan kembalinya Moisés setelah pulih dari cedera. Pemain ini diharapkan bisa memberikan alternatif di lini serang, menambal kekosongan akibat Neymar absen dan Gabigol yang juga absen.
Keunggulan 2-1 memang menguntungkan Santos, namun belum menjamin lolos sepenuhnya. Santos harus tetap bermain disiplin untuk mempertahankan keunggulan agregat. Macará membutuhkan kemenangan dengan selisih dua gol untuk membalikkan keadaan dan memastikan tiket ke babak berikutnya.
Statistik juga menjadi peringatan bagi Santos. Dalam delapan pertandingan ketika Neymar absen dan Gabigol tidak bermain, Santos hanya meraih satu kemenangan, dengan empat kekalahan dan tiga hasil imbang. Catatan ini menunjukkan bahwa performa Santos kurang meyakinkan tanpa kedua bintang utamanya.
Karena itu, pertandingan di Ambato bukan sekadar persoalan mempertahankan keunggulan. Ini juga menjadi ujian terhadap kemampuan Cuca menemukan solusi ketika Neymar absen dan Gabigol tidak tersedia. Kedalaman skuad Santos akan diuji, dan apakah keputusan menyimpan Neymar absen akan terbukti tepat atau justru menjadi bumerang, akan terjawab setelah pertandingan.






