PALU, BULLETIN – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Palu, Hardi, S.Pd., M.Pd., memberikan apresiasi penuh pada kegiatan Family Gathering Sekolah Islam Al-Azhar Palu yang diadakan pada Minggu, 30/08/2026, di Gedung Manggala Sakti, Makodam XXIII/Palaka Wira, guna memperkuat sinergi pendidikan antara sekolah dan keluarga.
Acara tersebut turut dihadiri oleh Ketua TP-PKK Kota Palu, Hj. Diah Puspita, serta berbagai pejabat dan seluruh keluarga besar Sekolah Islam Al-Azhar Palu. Kehadiran para tokoh ini menunjukkan dukungan komunitas terhadap inisiatif penting seperti Family Gathering Sekolah Islam Al-Azhar Palu.
Dalam sambutannya, Kadis Hardi menegaskan bahwa Family Gathering Sekolah Islam Al-Azhar Palu memiliki nilai vital untuk membangun dan mempererat hubungan antarpihak yang terlibat dalam ekosistem pendidikan. Kegiatan ini tidak hanya ajang silaturahmi, tetapi juga sarana untuk penguatan komunikasi dan kolaborasi.
“Family gathering bukan sekadar kegiatan untuk berkumpul dan bersilaturahmi, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat hubungan kekeluargaan, membangun komunikasi, memperkuat rasa kebersamaan, serta meningkatkan kolaborasi antara sekolah, orang tua, dan masyarakat dalam mendukung pendidikan anak-anak kita,” kata Hardi.
Beliau juga menjelaskan bahwa pendidikan anak merupakan tanggung jawab kolektif antara sekolah, keluarga, pemerintah, dan masyarakat. Sinergi ini krusial untuk mencetak generasi penerus yang tidak hanya cerdas akademik, tetapi juga berkarakter. Oleh karena itu, Family Gathering Sekolah Islam Al-Azhar Palu adalah langkah konkret mewujudkan kolaborasi tersebut.
Anak-anak saat ini, menurut Kadis, membutuhkan lebih dari sekadar prestasi akademik; mereka harus tumbuh dengan akhlak mulia, kepedulian sosial, percaya diri, dan semangat belajar. Hubungan harmonis antara keluarga dan sekolah menjadi fondasi kuat untuk mendukung tumbuh kembang peserta didik. Family Gathering Sekolah Islam Al-Azhar Palu diharapkan dapat mempererat ikatan ini.
Kadis berharap Family Gathering Sekolah Islam Al-Azhar Palu ini menjadi momentum penting untuk mendekatkan orang tua dan guru, sesama anggota keluarga besar sekolah, serta anak-anak dengan lingkungan pendidikan mereka. Kegiatan semacam Family Gathering Sekolah Islam Al-Azhar Palu ini sangat berharga untuk menciptakan lingkungan belajar yang positif.
Pemerintah Kota Palu, kata Kadis, berkomitmen menciptakan ekosistem pendidikan yang berkualitas, inklusif, dan aman, yang mampu menjawab tantangan zaman. Kolaborasi seluruh pihak, termasuk melalui inisiatif seperti Family Gathering Sekolah Islam Al-Azhar Palu, adalah kunci utama dalam upaya ini. Pemerintah Kota Palu ingin melihat anak-anak tumbuh menjadi generasi yang cerdas intelektual dan kuat karakter.
Kadis juga berpesan kepada para peserta didik untuk menikmati kegiatan ini dengan gembira, membangun persahabatan, dan selalu menghormati orang tua serta guru. Kesuksesan, ingatkan Kadis, tidak hanya ditentukan oleh nilai akademik, tetapi juga oleh akhlak dan manfaat yang bisa diberikan kepada orang lain.
“Teruslah belajar, teruslah bermimpi, dan jangan takut untuk mencoba hal-hal baru,” pesan Kadis kepada anak-anak.
Kepada para orang tua, Kadis mengajak untuk selalu hadir dalam setiap proses tumbuh kembang anak, mendampingi, memberikan ruang berkembang, serta menjadi teladan. Family Gathering Sekolah Islam Al-Azhar Palu adalah kesempatan bagus bagi orang tua untuk lebih terlibat.
“Sebab anak-anak kita mungkin tidak selalu mengikuti apa yang kita katakan, tetapi mereka akan banyak belajar dari apa yang kita lakukan,” ujar Hardi.
Di akhir sambutannya, Kadis berharap Family Gathering Sekolah Islam Al-Azhar Palu memberikan pengalaman menyenangkan bagi semua peserta, mempererat silaturahmi, dan membawa manfaat. Pendidikan harus menjadi gerakan bersama, dengan sekolah mendidik, keluarga mendampingi, pemerintah memfasilitasi, dan masyarakat menciptakan lingkungan yang mendukung. Harapannya adalah melalui kebersamaan ini, akan lahir generasi Kota Palu yang unggul dan berkarakter.






