CAGLIARI, BULLETIN – Inter Milan melanjutkan awal musim sempurna mereka di Serie A. Nerazzurri sukses Inter kalahkan Cagliari 1-0 pada laga tandang di Unipol Domus, Minggu (30/8/2026), melalui gol tunggal Hakan Çalhanoğlu. Kemenangan ini membuat Inter Milan mengoleksi enam poin dari dua pertandingan, menjaga posisi puncak klasemen sementara.
Gol kemenangan Inter dicetak oleh gelandang asal Turki, Hakan Çalhanoğlu, pada menit kesembilan. Ia melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti yang tidak mampu dijangkau kiper Cagliari, Elia Caprile, setelah menerima umpan dari Nicolò Barella. Gol cepat ini menjadi pondasi penting bagi Inter kalahkan Cagliari.
Setelah unggul, tim asuhan Cristian Chivu mencoba mengendalikan permainan dan menciptakan beberapa peluang untuk memperbesar keunggulan. Namun, penyelesaian akhir yang kurang efektif membuat skor 1-0 bertahan hingga akhir pertandingan. Inter kalahkan Cagliari dengan sedikit kesulitan di lini depan.
Lautaro Martínez, kapten Inter, beberapa kali mendapatkan peluang. Baik melalui sundulan maupun tembakan dari dalam kotak penalti, namun belum berhasil mencetak gol pada pertandingan ini. Meskipun demikian, Lautaro tetap aktif dalam membangun serangan.
“Ini adalah pertandingan yang sulit, tetapi kami berhasil meraih tiga poin penting. Fokus kami adalah menjaga konsistensi di setiap laga,” kata Cristian Chivu, dikutip dari Football Italia.
Kemenangan tipis ini menunjukkan dua aspek dari performa Inter di awal musim. Di satu sisi, Inter mampu mendominasi sebagian besar pertandingan dan membatasi ancaman dari Cagliari. Di sisi lain, mereka masih menghadapi masalah dalam mengonversi dominasi menjadi gol. Beberapa peluang, termasuk dari Lautaro, gagal menemui sasaran, sehingga Inter kalahkan Cagliari dengan skor minim.
Situasi ini membuat skor 1-0 bertahan lebih lama dari yang diharapkan, dan Cagliari sempat meningkatkan tekanan di menit-menit akhir. Meskipun demikian, pertahanan Inter tetap solid hingga peluit akhir berbunyi. Ini penting saat Inter kalahkan Cagliari di kandang lawan.
Hakan Çalhanoğlu kembali membuktikan perannya sebagai pembeda bagi Inter Milan. Setelah mencetak gol di laga pembuka melawan Monza, pemain berusia 32 tahun ini kembali menjadi penentu kemenangan saat Inter kalahkan Cagliari. Ini berarti Çalhanoğlu telah mencetak gol di dua pertandingan pertama Serie A 2026/2027.
Produktivitas dari lini tengah ini memberikan dimensi tambahan bagi Inter. Ketika lini depan yang dihuni Lautaro dan Francesco Pio Esposito belum berhasil mencetak gol, ancaman dari Çalhanoğlu menjadi sangat krusial dalam membantu Inter kalahkan Cagliari.
Meskipun Lautaro Martínez belum mencetak gol pada pertandingan ini, ia tetap terlibat aktif dalam membangun serangan dan menciptakan peluang bagi rekan-rekannya. Salah satu peluangnya datang melalui sundulan yang masih melebar, dan tembakannya sempat diblok pemain bertahan Cagliari.
Kondisi ini tidak mengurangi nilai kemenangan Inter. Justru, kemampuan tim meraih tiga poin ketika Lautaro belum mencetak gol menunjukkan bahwa Inter memiliki sumber ancaman lain di dalam tim. Hal ini penting untuk menjaga keberlanjutan performa setelah Inter kalahkan Cagliari.
Kemenangan atas Cagliari membuat Inter mengawali musim dengan catatan sempurna. Sebelumnya, mereka menghancurkan Monza dengan skor 4-1 pada pertandingan pembuka. Dengan demikian, Inter kini mengoleksi enam poin dari dua pertandingan dan menjadi salah satu tim yang masih memiliki rekor sempurna di awal musim ini.
Dua kemenangan ini diraih dengan cara yang berbeda. Saat melawan Monza, Inter tampil produktif dengan mencetak empat gol. Namun, saat Inter kalahkan Cagliari, mereka harus bekerja keras untuk mempertahankan keunggulan tipis. Efektivitas di depan gawang tetap menjadi pekerjaan rumah, meskipun keberhasilan mempertahankan hasil ini adalah modal penting bagi Cristian Chivu untuk misi mempertahankan gelar.






