Apa yang Terjadi Jika Minum Air Hangat Sebelum Tidur Setiap Malam? Ini Fakta dan Risikonya

  • Whatsapp
minum air air putih

PALU,BULLETIN.ID – Segelas air hangat sebelum tidur sering dianggap sebagai kebiasaan sederhana yang dapat membuat tubuh lebih rileks. Sebagian orang juga meyakini kebiasaan ini membantu pencernaan, mencegah dehidrasi hingga membuat tidur lebih nyenyak.

Namun, apakah manfaat tersebut benar-benar berasal dari air yang diminum dalam kondisi hangat, atau sebenarnya lebih berkaitan dengan terpenuhinya kebutuhan cairan tubuh?

Baca Juga

Menurut Cleveland Clinic, belum banyak bukti yang menunjukkan bahwa air hangat memiliki manfaat kesehatan khusus yang jauh lebih besar dibandingkan air dengan suhu lainnya. Manfaat utama tetap berasal dari kecukupan cairan bagi tubuh.

Membantu memenuhi kebutuhan cairan

Tubuh membutuhkan air untuk berbagai fungsi penting, termasuk menjaga suhu tubuh, membantu pembuangan limbah dan mendukung fungsi berbagai organ. Karena itu, minum air sebelum tidur dapat membantu memenuhi kebutuhan cairan, terutama bagi orang yang belum cukup minum sepanjang hari.

Namun, kebutuhan setiap orang berbeda. Minum terlalu banyak menjelang tidur bukan berarti memberikan manfaat yang semakin besar.

Bahkan, penelitian mengenai hidrasi dan tidur menunjukkan bahwa hubungan antara asupan cairan dan kualitas tidur cukup kompleks. Pada orang yang mengalami dehidrasi ringan, peningkatan asupan cairan dalam kondisi tertentu dapat berkaitan dengan kualitas tidur yang lebih baik.

Justru bisa membuat tidur terganggu

Inilah sisi yang sering luput dari klaim tentang minum air sebelum tidur.

Terlalu banyak minum pada malam hari dapat meningkatkan kemungkinan seseorang terbangun untuk buang air kecil atau mengalami nokturia. Kondisi tersebut dapat memecah waktu tidur dan membuat istirahat menjadi kurang optimal. Sleep Foundation menyarankan agar kebutuhan cairan lebih banyak dipenuhi sepanjang hari dan asupan cairan menjelang tidur dibatasi bila memang mengganggu tidur

Mayo Clinic juga menyarankan orang yang sering terbangun pada malam hari untuk buang air kecil agar lebih banyak minum pada pagi dan siang hari, bukan menjelang tidur.

Berita Pilihan :  Ramalan Zodiak 1 September 2026: Intip Cinta, Karier, Keuangan Hari Ini

Karena itu, kebiasaan minum segelas air hangat sebelum tidur tidak bisa dianggap sebagai aturan yang cocok untuk semua orang.

Bagaimana dengan klaim membantu pencernaan?

Air memang berperan penting dalam menjaga fungsi pencernaan. Asupan cairan yang cukup membantu tubuh menjalankan proses normal, termasuk pengeluaran sisa metabolisme.

Tetapi, belum ada bukti kuat bahwa suhu hangat air secara khusus membuat sistem pencernaan bekerja jauh lebih baik dibandingkan air biasa. Cleveland Clinic menyebut klaim mengenai manfaat khusus air panas atau hangat masih memiliki bukti yang terbatas.

Dengan kata lain, jika seseorang merasa lebih nyaman setelah minum air hangat, efek tersebut bisa saja berasal dari rasa nyaman dan terpenuhinya kebutuhan cairan, bukan karena air hangat memiliki khasiat khusus.

Jadi, bolehkah minum air hangat setiap malam?

Boleh, selama jumlahnya tidak berlebihan dan tidak mengganggu tidur.

Bagi orang sehat, segelas air hangat dalam jumlah wajar sebelum tidur umumnya dapat menjadi bagian dari kebiasaan hidrasi. Namun, jika seseorang sudah cukup minum sepanjang hari, tidak ada keharusan untuk menambah banyak cairan tepat sebelum tidur.

Terlebih bagi orang yang memiliki masalah sering buang air kecil pada malam hari, kebiasaan tersebut justru bisa memperburuk gangguan tidur. Pedoman urologi juga merekomendasikan pembatasan cairan pada malam hari untuk membantu mengurangi produksi urine saat tidur

Kesimpulannya

Minum air hangat sebelum tidur bukanlah kebiasaan ajaib yang otomatis membuat tubuh lebih sehat atau tidur lebih nyenyak. Manfaat utamanya tetap terkait dengan hidrasi, sedangkan bukti mengenai keunggulan khusus air hangat masih terbatas.

Jika ingin menjadikannya rutinitas, kuncinya bukan seberapa panas air yang diminum, melainkan jumlah yang wajar dan waktu yang tepat. Pastikan sebagian besar kebutuhan cairan sudah terpenuhi sepanjang hari agar tidak perlu minum dalam jumlah besar sesaat sebelum tidur.

Bagi mereka yang justru sering terbangun untuk buang air kecil, mengurangi asupan cairan menjelang tidur mungkin lebih bermanfaat bagi kualitas istirahat.

Pos terkait