Menteri Sosial RI Dijadwalkan Hadiri Wisuda  UIN Datokarama

  • Whatsapp
Menteri Sosial Republik Indonesia Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dijadwalkan hadiri Rapat Senat Terbuka Wisuda Ke-46, Sarjana, Magister, dan Doktor, Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu pada Senin 20 April 2026. FotoHumas UIN Datokarama Palu

PALU,BULLETIN.ID – Menteri Sosial Republik Indonesia Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dijadwalkan hadiri Rapat Senat Terbuka Wisuda Ke-46, Sarjana, Magister, dan Doktor, Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu pada Senin 20 April 2026.

Rektor UIN Datokarama Profesor Lukman Thahir, di Kota Palu, Ahad, mengemukakan bahwa komunikasi dan koordinasi antara UIN Datokarama dengan Kementerian Sosial terus terjalin dengan baik untuk memastikan kehadiran Mensos Gus Ipul dalam acara wisuda.

“Bahkan komunikasi terakhir kami dengan Bapak Menteri Gus Ipul, sudah dapat dipastikan bahwa Mensos Gus Ipul siap hadir di UIN Datokarama,” ucap Profesor Lukman Thahir.

Kata Profesor Lukman, semua persiapan terkait dengan agenda kunjungan kerja Mensos Gus Ipul

 ke UIN Datokarama, telah dipersiapkan dengan matang.

“Prinsipnya UIN Datokarama siap menyambut dan menyukseskan Kunjungan Kerja Mensos Gus Ipul di wilayah Kota Palu,” ungkap Prof Lukman.

Dalam acara wisuda tersebut, Mensos Gus Ipul direncanakan akan menandatangani Memorandum Of Understanding (MoU) antara Kemensos RI dengan UIN Datokarama yang ruang lingkupnya tentang pemberdayaan dan pembinaan Eks-Napiter.

Selain menghadiri wisuda, ujar Prof Lukman, Mensos Gus Ipul juga diagendakan akan berdialog langsung dengan Mantan Narapidana Teroris (Napiter) berjumlah 70 orang, berlangsung di UIN Datokarama.

Hal ini sebagai bentuk implementasi komitmen bersama antara Kemensos RI dengan UIN Datokarama dalam memberdayakan Eks-Napiter untuk menjadi kafilah perdamaian.

Kolaborasi antara UIN Datokarama dengan Kemensos RI, kata Profesor Lukman, bertujuan untuk membekali para eks napiter dengan keterampilan ekonomi serta pemahaman keagamaan yang inklusif berbasis moderasi beragama. 

Para Eks-Napiter, tidak hanya diberi bantuan modal usaha, tetapi juga didampingi oleh para pakar dari UIN Datokarama untuk menjadi juru bicara perdamaian di lingkungan masyarakat.

Berita Pilihan :  Warek II UIN Palu Prof Hamlan Pacu Kinerja, Target SAKIP 93

“Kami tidak ingin mereka hanya kembali ke masyarakat, tapi mereka harus menjadi solusi. Dengan sebutan ‘Kafilah Perdamaian’, mereka membawa pesan perdamaian,” ungkap Prof Lukman.***

Pos terkait