Bandara Mutiara SIS Al-Jufri Palu Matangkan Persiapan Jadi Gerbang Internasional

  • Whatsapp
Bandara Mutiara SIS Al-Jufri

PALU, BULLETIN – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah telah memastikan kesiapan Bandara Internasional Mutiara SIS Al-Jufri Palu untuk melayani penerbangan internasional. Seluruh aspek pendukung operasional, dari fasilitas bandara hingga sumber daya manusia, terus dimatangkan menjelang pembukaan konektivitas udara langsung dengan negara lain di Bandara Mutiara SIS Al-Jufri.

Persiapan tersebut dilakukan melalui koordinasi intensif bersama berbagai pihak terkait. Instansi yang terlibat meliputi pengelola bandara, pemerintah daerah, otoritas penerbangan, imigrasi, bea cukai, karantina, serta pemangku kepentingan lainnya. Tujuan utamanya adalah memastikan seluruh standar pelayanan internasional dapat berjalan optimal di Bandara Mutiara SIS Al-Jufri.

Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr. Reny A. Lamadjido, menekankan pentingnya kerja sama dan komitmen seluruh pihak. Keberhasilan operasional penerbangan internasional sangat bergantung pada sinergi ini. Menurutnya, status Bandara Mutiara SIS Al-Jufri sebagai bandara internasional harus dijaga dengan memastikan tingkat keterisian penumpang tetap optimal.

“Kita harus bekerja sama, bersinergi, dan berkolaborasi supaya penerbangan ini bisa penuh terus,” kata Reny A. Lamadjido. 

Rencana pembukaan penerbangan internasional dari Palu merupakan langkah strategis untuk memperkuat posisi Sulawesi Tengah di tingkat global. Kehadiran rute internasional diharapkan membuka peluang baru di sektor investasi, perdagangan, pariwisata, serta memperluas akses masyarakat menuju berbagai negara. Hal ini akan mendukung pertumbuhan ekonomi di sekitar Bandara Mutiara SIS Al-Jufri.

Sebelumnya, Bandara Mutiara SIS Al-Jufri telah mempersiapkan sejumlah fasilitas pendukung, termasuk area pelayanan kedatangan dan keberangkatan internasional. Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palu juga memastikan fasilitas pemeriksaan keimigrasian terus disiapkan untuk mendukung pelayanan penumpang internasional di Bandara Mutiara SIS Al-Jufri.

Berita Pilihan :  Dua Personel Polda Sulteng Melaju ke Final Hoegeng Awards 2026

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palu melalui jajarannya menyampaikan bahwa sarana dan prasarana pelayanan internasional telah memasuki tahap akhir penyelesaian. Ruang pemeriksaan penumpang untuk kedatangan dan keberangkatan internasional dipastikan siap digunakan setelah proses penyempurnaan teknis selesai. Persiapan ini sangat krusial bagi operasional Bandara Mutiara SIS Al-Jufri.

Sementara itu, pengelola Bandara Mutiara SIS Al-Jufri terus melakukan finalisasi berbagai kebutuhan operasional. Langkah ini bertujuan agar layanan penerbangan internasional dapat berjalan aman, nyaman, dan sesuai standar penerbangan global. Kesiapan ini menjadi kunci kesuksesan Bandara Mutiara SIS Al-Jufri.

Salah satu rute yang dipersiapkan adalah penerbangan internasional Palu–Guangzhou, Tiongkok. Rute tersebut dinilai memiliki potensi besar karena dapat memperkuat hubungan ekonomi dan mobilitas antara Sulawesi Tengah dengan pasar internasional. Persiapan menuju penerbangan perdana rute dari Bandara Mutiara SIS Al-Jufri tersebut juga telah dibahas melalui forum koordinasi bersama berbagai pemangku kepentingan.

Dengan kesiapan infrastruktur dan dukungan berbagai pihak, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah optimistis Bandara Mutiara SIS Al-Jufri mampu menjadi pintu gerbang baru yang menghubungkan daerah tersebut dengan dunia internasional. Ini adalah pencapaian signifikan bagi Bandara Mutiara SIS Al-Jufri.

Pembukaan layanan penerbangan internasional tidak hanya menjadi pencapaian bagi sektor transportasi udara, tetapi juga diharapkan menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi daerah. Melalui peningkatan arus wisatawan, investasi, serta aktivitas bisnis di Sulawesi Tengah, Bandara Mutiara SIS Al-Jufri akan berkontribusi besar pada kemajuan daerah.

Pos terkait