LISBON, BULLETIN – Juara bertahan Liga Portugal, Sporting CP, akan menghadapi ujian berat saat menjamu Vitória de Guimarães dalam lanjutan kompetisi, setelah gagal meraih kemenangan pada jornada pertama yang berakhir imbang 2-2 melawan Estrela da Amadora, Sabtu (24/08).
Hasil imbang tersebut menempatkan Sporting CP di papan bawah klasemen sementara, sebuah posisi yang tentu tidak diharapkan mengingat status mereka sebagai juara musim lalu. Musim lalu, Sporting CP tampil dominan dengan koleksi 82 poin dan 89 gol di liga.
Pertandingan melawan Vitória menjadi sangat krusial bagi Sporting CP. Tiga poin penuh bukan hanya penting untuk mendongkrak posisi di klasemen, tetapi juga untuk mengembalikan kepercayaan diri tim setelah sempat unggul namun gagal mempertahankannya di laga pembuka.
Pelatih Sporting CP, Rúben Amorim, memiliki modal kuat dari pramusim yang impresif. Timnya tampil produktif dengan mengalahkan Celtic 4-1, Strasbourg 7-0, AS Monaco 2-0, dan Portimonense 1-0. Rodrigo Zalazar juga langsung memberikan dampak positif dengan satu gol dan satu assist pada debutnya.
Namun, produktivitas lini serang saja tidak cukup. Sporting CP perlu memastikan lini belakang mereka tidak lagi kehilangan fokus seperti saat menghadapi Estrela, di mana mereka kebobolan dua gol. Konsolidasi pertahanan menjadi prioritas.
Di sisi lain, lawan mereka, Vitória de Guimarães, juga datang dengan tekanan setelah mengalami kekalahan di jornada pertama dari Arouca. Catatan tandang Vitória musim lalu juga tidak terlalu baik, hanya meraih empat kemenangan, dua hasil imbang, dan 11 kekalahan.
Meskipun secara kekuatan Sporting CP tetap diunggulkan, pertandingan ini akan menjadi ujian mental bagi sang juara bertahan. Kemampuan mereka untuk merespons kegagalan di laga pembuka dengan kemenangan meyakinkan akan sangat dinantikan oleh para pendukung di Estádio José Alvalade.






