Jamal Musiala Ungkap Penyebab Kolaps: Disfungsi Neurologis Sementara Terdiagnosis

  • Whatsapp
Jamal Musiala kolaps
D.C. United Hadapi New England Revolution: Duel Penting Jaga Zona Playoff MLS (Foto:Istimewa)

MUNICH, BULLETIN – Gelandang Bayern Munchen, Jamal Musiala, akhirnya mengungkapkan penyebab dirinya kolaps dua kali dalam empat hari saat membela klubnya. Pemain berusia 23 tahun itu didiagnosis mengalami episode absans singkat dan sementara yang berkaitan dengan disfungsi neurologis, sebuah kondisi yang kini sedang dalam penanganan medis.

Musiala kembali terjatuh di lapangan saat Bayern menghadapi Heidenheim pada 18 Agustus 2026. Ia baru sekitar enam menit bermain sebagai pemain pengganti ketika insiden Jamal Musiala kolaps tersebut terulang. Kejadian ini menjadi yang kedua setelah sebelumnya ia juga mengalami hal serupa saat Bayern melawan RB Leipzig pada 15 Agustus, di mana ia sempat mencetak gol sebelum akhirnya terjatuh.

Dua insiden Jamal Musiala kolaps dalam waktu singkat ini menimbulkan kekhawatiran publik dan penggemar. Namun, Musiala segera memberikan penjelasan mengenai kondisi kesehatannya melalui pernyataan resmi yang dibagikan. Ia menegaskan bahwa kondisinya dapat ditangani dan saat ini sedang menerima perawatan medis terbaik.

“Saya baik-baik saja,” kata Musiala dalam keterangannya, sembari menjelaskan bahwa dirinya mendapat perawatan medis dan terus berada dalam pemantauan para ahli.

Musiala juga menekankan bahwa tidak ada risiko kesehatan tambahan berdasarkan penanganan yang sedang dijalaninya. Ia memastikan bahwa keputusannya untuk tetap bermain sepak bola telah dikoordinasikan secara ketat dengan para spesialis neurologi. Hal ini menunjukkan komitmennya untuk melanjutkan karier meskipun ada kondisi medis yang perlu perhatian.

Istilah absans merujuk pada episode singkat di mana kesadaran atau respons seseorang terganggu, terkait dengan aktivitas neurologis. Episode absans ini tidak selalu sama dengan pingsan biasa karena durasinya yang singkat dan sifatnya yang terkait gangguan fungsi saraf. Diagnosa ini memberikan kejelasan tentang insiden Jamal Musiala kolaps tersebut.

Berita Pilihan :  Almería Buka Musim Liga Spanyol dengan Pesta 3 Gol, Sabadell Gagal Menang

Kondisi Jamal Musiala kolaps menjadi sorotan lebih lanjut karena terjadi setelah ia baru saja pulih dari cedera serius pada pergelangan kaki dan tulang betis yang dialaminya pada Piala Dunia Antarklub 2025. Bayern sebelumnya telah mengonfirmasi bahwa Musiala mengalami patah tulang betis disertai cedera dan dislokasi pergelangan kaki. Meskipun demikian, masalah neurologis ini adalah persoalan yang berbeda dari cedera sebelumnya.

Saat ini, Musiala menyatakan optimismenya untuk melanjutkan karier sepak bolanya dengan pendampingan tim medis dan para ahli. Bayern Munchen juga terus memberikan dukungan penuh kepada pemain asal Jerman tersebut dalam menjalani proses perawatan. Fokus kini beralih pada bagaimana kondisi neurologis ini dapat terus dikelola agar Musiala dapat kembali bermain dengan aman dan konsisten di lapangan.

Pos terkait