CARSON, BULLETIN – LA Galaxy sukses mengamankan kemenangan penting atas San Jose Earthquakes dalam lanjutan Major League Soccer (MLS) 2026. Bermain di Dignity Health Sports Park, Carson, California, Rabu (19/08/2026) waktu setempat, Galaxy menang tipis 1-0 berkat gol Joseph Paintsil pada menit ke-79.
Kemenangan itu terasa istimewa karena LA Galaxy harus bermain dengan 10 pemain sepanjang babak kedua. Lucas Sanabria diganjar kartu kuning kedua dan harus meninggalkan lapangan pada menit ke-45. Kondisi tersebut membuat San Jose Earthquakes memiliki keuntungan jumlah pemain, tetapi gagal mengonversi dominasi itu menjadi gol.
San Jose sebenarnya tampil lebih agresif. Data pertandingan MLS mencatat Earthquakes melepaskan 21 tembakan sepanjang laga dan memiliki keunggulan dalam penguasaan bola. Namun, lini pertahanan LA Galaxy mampu bertahan dengan disiplin, sementara kiper James Marcinkowski tampil menentukan dengan mencatat lima penyelamatan untuk menjaga gawangnya tetap bersih.
Tekanan San Jose justru berbalik menjadi petaka pada menit ke-79. Joseph Paintsil mencetak satu-satunya gol pertandingan setelah menerima umpan dari Harbor Miller. Gol tersebut menjadi pembeda dalam laga yang berlangsung ketat dan memastikan kemenangan LA Galaxy.
Gol itu tidak membutuhkan banyak peluang bagi LA Galaxy untuk menghukum pertahanan San Jose. Ketika kesempatan datang, Paintsil mampu menyelesaikannya menjadi gol. San Jose berusaha mengejar ketertinggalan pada sisa pertandingan, tetapi pertahanan Galaxy tetap mampu menjaga keunggulan hingga peluit akhir.
Pertandingan ini juga menjadi momen penting bagi Hirving “Chucky” Lozano. Pemain asal Meksiko tersebut untuk pertama kalinya dipercaya tampil sebagai starter LA Galaxy. Lozano dimainkan selama 68 menit sebelum digantikan Robert Taylor. Meski belum memberikan kontribusi langsung berupa gol atau assist, kehadirannya menjadi salah satu perhatian utama dalam pertandingan tersebut. Media Spanyol AS mencatat penampilan Lozano masih tergolong tenang dalam debutnya sebagai starter.
Bagi LA Galaxy, kemenangan ini sekaligus mengakhiri rentetan enam pertandingan tanpa kemenangan. Hasil tersebut menjadi suntikan moral penting bagi tim yang tengah berusaha memperbaiki posisinya di klasemen Wilayah Barat.
Di sisi lain, kekalahan ini menjadi pukulan bagi San Jose Earthquakes. Mereka datang dengan posisi yang lebih baik di klasemen dan memiliki rekor 10 kemenangan, tiga hasil imbang, serta tujuh kekalahan dengan koleksi 33 poin setelah pertandingan. Sebaliknya, LA Galaxy mencatat enam kemenangan, tujuh imbang dan delapan kekalahan dengan 25 poin.
San Jose juga sebenarnya memiliki peluang besar setelah LA Galaxy kehilangan Sanabria. Namun, keunggulan satu pemain selama hampir seluruh babak kedua tidak cukup untuk menghasilkan gol. Hasil tersebut membuat San Jose tetap berada di papan atas Wilayah Barat, sementara Galaxy mendapatkan momentum baru untuk memperbaiki posisi mereka. Pertandingan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa keunggulan jumlah pemain tidak selalu menjamin kemenangan. Galaxy mampu bertahan dalam tekanan, kemudian memanfaatkan satu peluang melalui Paintsil untuk mengamankan tiga poin di kandang. Informasi lebih lanjut mengenai tim dan liga dapat ditemukan di situs resmi Major League Soccer.






