Arsenal Pesta Gol 3-0 Lawan Coventry, Tzolis Jadi Motor Serangan Pembuka Premier League

  • Whatsapp
Arsenal vs Coventry
Arsenal Pesta Gol 3-0 Lawan Coventry, Tzolis Jadi Motor Serangan Pembuka Premier League. (Foto: Arsenal)

LONDON, BULLETIN – Arsenal membuka perjuangan mempertahankan gelar Premier League 2026/2027 dengan kemenangan telak. Skuad besutan Mikel Arteta berhasil membungkam tim promosi Coventry City dengan skor 3-0 dalam pertandingan pembuka musim di Emirates Stadium, Sabtu (22/8/2026). Kemenangan ini didapatkan berkat kontribusi Kai Havertz, Bukayo Saka, dan Martin Odegaard, sementara Christos Tzolis tampil agresif sebagai motor serangan Arsenal vs Coventry.

Kemenangan 3-0 atas Coventry ini mengantarkan Arsenal langsung menduduki puncak klasemen di pekan pertama. Hasil ini melanjutkan momentum positif Arsenal setelah musim lalu berhasil menjuarai Liga Inggris.

Sorotan utama dalam pertandingan Arsenal vs Coventry ini tertuju pada pemain baru, Christos Tzolis. Penyerang sayap asal Yunani tersebut tampil luar biasa sejak awal, terlibat aktif dalam penciptaan dua gol pertama Arsenal dan menunjukkan kualitasnya sebagai pembeda.

Tzolis menunjukkan kepercayaan diri tinggi setelah sebelumnya menyumbang dua assist saat Arsenal menjuarai Community Shield melawan Manchester City. Melawan Coventry, ia konsisten menciptakan ancaman dari sisi kiri, beberapa kali menusuk kotak penalti dan melepaskan tembakan berbahaya.

Salah satu aksi Tzolis berhasil merebut bola dari Milan van Ewijk, lalu mengalirkannya kepada Riccardo Calafiori. Bola kemudian diteruskan kepada Havertz, yang dengan tenang melepaskan tembakan first-time dan mencetak gol pertama Arsenal di menit ke-14.

Arsenal tidak mengendurkan tekanan setelah gol pembuka. Pada menit ke-23, Tzolis kembali berperan penting. Umpan silang mendatarnya dari sisi kiri kotak penalti, setelah kombinasi apik dengan Declan Rice dan Odegaard, berhasil ditepis oleh kiper Carl Rushworth. Namun, bola justru jatuh ke kaki Bukayo Saka yang tanpa kesulitan menyelesaikannya untuk mengubah skor menjadi 2-0.

Dua gol cepat ini menjadi catatan penting bagi Arsenal, yang terakhir kali mencetak dua gol secepat itu dalam laga kandang Premier League pada Desember 2023. Coventry, yang baru kembali ke kasta tertinggi setelah 25 tahun, praktis kesulitan keluar dari tekanan tim tuan rumah.

Berita Pilihan :  Momen Hangat Jung Seung-hyun di Laga Ulsan HD, Baju Jadi Payung Anak

Pesta gol Arsenal berlanjut di babak kedua, hanya tiga menit setelah peluit dibunyikan. Kapten Martin Odegaard mencatatkan namanya di papan skor. Berawal dari kerja sama Saka dan Ben White di sisi kanan, White mengirimkan umpan silang ke arah Odegaard. Sang kapten berhasil mencetak gol meskipun bola sempat mengenai kedua kakinya sebelum masuk ke gawang, mengecoh kiper Rushworth.

Meskipun unggul nyaman, Tzolis tetap menunjukkan agresivitasnya. Ia berulang kali mencoba mencari gol debutnya, melepaskan tembakan yang diblok maupun tendangan keras dari jarak 20 meter yang memaksa Rushworth melakukan penyelamatan. Kontribusi Tzolis dalam pertandingan Arsenal vs Coventry ini sangat besar sebelum akhirnya ditarik keluar dan mendapatkan sambutan meriah dari pendukung.

Pelatih Mikel Arteta juga memberikan kesempatan kepada Martin Zubimendi dan Mikel Merino untuk bermain. David Raya juga tampil tanpa ancaman berarti, menjaga clean sheet untuk Arsenal.

Kemenangan 3-0 atas Coventry menjadi awal ideal bagi Arsenal dalam misi mempertahankan gelar Premier League. Ini juga menjadi kemenangan kelima beruntun Arsenal pada laga pembuka Premier League, menunjukkan bahwa status juara musim lalu tidak mengurangi rasa lapar mereka. Dengan kedalaman skuad yang semakin menjanjikan, termasuk kehadiran pemain seperti Tzolis, Arsenal siap menghadapi tantangan musim ini. Premier League akan menjadi ajang pembuktian selanjutnya bagi The Gunners.

Arsenal akan memiliki waktu 10 hari sebelum kembali bertanding di Premier League. Mereka selanjutnya akan bertandang menghadapi Aston Villa pada Senin, 31 Agustus 2026, sebelum menjamu Chelsea pada 6 September. Setelah itu, Arsenal akan memulai perjalanan mereka di Liga Champions musim ini.

Arsenal telah mengirimkan pesan pertama: sang juara tidak datang untuk sekadar mempertahankan gelar, tetapi ingin kembali menyerang puncak.

Pos terkait