Kunjungi Polres Poso, Kapolda Sulteng Tekankan 3 Nilai dan Letakkan Batu Pertama Pembangunan Rutan

  • Whatsapp
Kapolda Sulteng di Poso
Kunjungi Polres Poso, Kapolda Sulteng Tekankan 3 Nilai dan Letakkan Batu Pertama Pembangunan Rutan. (Foto:Ist).

POSO, BULLETIN – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Tengah, Irjen Pol Nasri, melanjutkan kunjungan kerja ke wilayah hukum Polres Poso pada Rabu, 26 Agustus 2026. Dalam kunjungan penting ini, Kapolda Sulteng di Poso menekankan tiga nilai fundamental bagi seluruh personel Polri, yaitu moralitas, kepatutan, dan profesionalitas, serta secara simbolis meletakkan batu pertama pembangunan gedung baru rumah tahanan (Rutan) bersama Bupati Poso.

Kunjungan Kapolda Sulteng ini merupakan bagian dari agenda kerja setelah sebelumnya menyambangi Polresta Banggai dan Polres Tojo Una-Una. Irjen Pol Nasri didampingi oleh Ketua Bhayangkari Daerah Sulteng Ny. Lina Nasri dan sejumlah pejabat utama Polda Sulteng, termasuk Irwasda Polda Sulteng Purwanto Puji Sutan, Karo SDM Kombes Anton Sudjarwo, Dirlantas Kombes Agung Tri Windiartoro, Kabidpropam Kombes Roy Satya Putra, serta Kabidkum Kombes Andrie Satiagraha. Jajaran Forkopimda Kabupaten Poso juga turut hadir dalam kegiatan penting ini, menunjukkan dukungan penuh terhadap kepolisian.

Dalam arahannya, Irjen Pol Nasri menegaskan bahwa ketiga nilai, yakni moralitas, kepatutan, dan profesionalitas, harus diterapkan secara seimbang dalam setiap pelaksanaan tugas. Penekanan Kapolda Sulteng di Poso ini bertujuan untuk memastikan setiap anggota Polri menjalankan tugas dengan integritas tinggi dan mengedepankan kepentingan masyarakat. Nilai-nilai ini diharapkan menjadi pedoman bagi seluruh personel.

“Moralitas diperlukan agar anggota memiliki integritas dan tidak menyalahgunakan kewenangan untuk kepentingan pribadi maupun kelompok,” kata Irjen Nasri.

Selain itu, kepatutan juga harus menjadi pertimbangan utama dalam penanganan setiap perkara. Penegakan hukum, menurut Kapolda Sulteng di Poso, harus senantiasa memperhatikan rasa keadilan masyarakat, termasuk penerapan restorative justice sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Hal ini menunjukkan komitmen Polda Sulteng terhadap keadilan.

Berita Pilihan :  Family Day Fun Walk di Palu, 18 Ribu Telur Disalurkan untuk Cegah Stunting.

“Profesionalitas berarti setiap tindakan harus berdasarkan fakta, alat bukti dan ketentuan hukum. Jangan sampai penanganan perkara dipengaruhi kepentingan tertentu,” kata Irjen Nasri.

Khusus kepada para penyidik, Kapolda Sulawesi Tengah meminta agar konstruksi perkara dibangun sejak awal dengan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) yang benar dan sesuai fakta. Penyidik harus mampu menghubungkan saksi, tersangka, barang bukti, modus, motif, dan pasal yang diterapkan secara logis dan terstruktur. Arahan Kapolda Sulteng di Poso ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas penanganan kasus.

Secara terpisah, Kabidhumas Polda Sulteng Kombes Achmad Muhaimin menambahkan bahwa selain memberikan arahan, Kapolda juga melakukan peletakan batu pertama pembangunan gedung baru rumah tahanan (Rutan) bersama Bupati Poso, dr. Verna G.M. Inkiriwang. Pembangunan ini merupakan upaya peningkatan fasilitas penahanan di wilayah tersebut. Kapolda Sulteng menunjukkan komitmen terhadap infrastruktur.

Ketua Bhayangkari Daerah Sulteng juga meresmikan Kantor Bhayangkari Cabang Poso dan UKS TK Kemala Bhayangkari 04 Poso. Selain itu, Bhayangkari menyerahkan bantuan sembako kepada masyarakat di Mapolsek Poso Pesisir Utara, menunjukkan kepedulian sosial organisasi. Ini melengkapi kunjungan Kapolda Sulteng di Poso.

Kabidhumas Polda Sulteng Kombes Achmad Muhaimin berharap arahan Kapolda dapat diterapkan oleh personel dalam setiap pelaksanaan tugas di lapangan. Polda Sulteng terus berupaya menjadi pelindung dan pelayan masyarakat.

“Semoga seluruh anggota menjadikan moralitas, kepatutan dan profesionalitas sebagai pedoman dalam bertindak, sehingga setiap kehadiran Polri benar-benar memberikan rasa aman dan manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.

Pos terkait