São Paulo — Chapecoense mencatat kemenangan penting di kandang Corinthians setelah bangkit dari ketertinggalan dan menutup pertandingan dengan kemenangan berkat dua gol Marcinho.
Bermain di Neo Química Arena pada Minggu (6/9) dalam lanjutan pekan ke-26 Campeonato Brasileiro Série A, Chapecoense sempat berada dalam situasi sulit ketika Corinthians mencetak gol hanya dua menit setelah pertandingan dimulai.
Matheus Bidu membawa Corinthians unggul cepat. Namun, gol tersebut tidak membuat Chapecoense kehilangan kendali. Perlahan, tim tamu mulai menemukan ritme permainan melalui sirkulasi bola dan upaya mengeksploitasi ruang di antara lini pertahanan Corinthians.
Corinthians sebenarnya memiliki peluang untuk memperlebar keunggulan. Pada menit ke-36, Rodrigo Garro melepaskan tembakan yang mengarah ke gawang. Namun, Anderson tampil sigap dan melakukan penyelamatan penting menggunakan tangan kirinya.
Momen tersebut menjadi salah satu titik penting dalam pertandingan. Chapecoense kemudian merespons hanya empat menit berselang.
Pada menit ke-40, serangan cepat Chapecoense berujung pada bola yang dikirim ke area pertahanan Corinthians. Setelah lini belakang tuan rumah menghalau bola, Heitor mengambil alih penguasaan dan mengirimkan umpan silang akurat ke kotak penalti.
Marcinho memenangkan duel udara dan menyundul bola dengan keras melewati penjagaan pemain Corinthians. Skor berubah menjadi 1-1.
Gol tersebut mengubah momentum pertandingan. Chapecoense yang semula tertinggal mulai menunjukkan keberanian lebih besar untuk menekan, sementara Corinthians harus menghadapi ancaman serangan balik dari tim tamu.
Memasuki babak kedua, Chapecoense tidak sekadar mempertahankan hasil imbang. Tim berjuluk Verdão itu terus mencari celah untuk membalikkan keadaan.
Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil. Marcinho kembali menjadi aktor utama dengan mencetak gol keduanya dalam pertandingan sekaligus membawa Chapecoense berbalik unggul.
Dua gol Marcinho membuat pertandingan yang semula berjalan dalam kendali Corinthians berubah menjadi panggung kebangkitan Chapecoense.
Kemenangan di Neo Química Arena menjadi bukti bahwa keunggulan cepat tidak selalu menjamin Corinthians mampu mengamankan pertandingan. Chapecoense menunjukkan respons mental yang kuat, mengubah ketertinggalan menjadi kemenangan melalui efektivitas serangan dan kontribusi menentukan Marcinho.
Bagi Chapecoense, kemenangan ini memiliki arti lebih dari sekadar tambahan tiga poin. Tim tamu berhasil mencuri kemenangan di markas Corinthians setelah mampu bertahan dari tekanan awal sekaligus memanfaatkan momentum ketika pertandingan mulai berimbang.






