PALU, BULLETIN – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Tengah (Sulteng) Irjen Pol Nasri mengajak insan pers untuk memperkuat kemitraan dengan kepolisian, sekaligus membuka ruang kritik dari media demi perbaikan pelayanan Polri. Ajakan Kapolda Sulteng buka ruang kritik media ini disampaikan dalam acara silaturahmi bersama puluhan jurnalis di Kota Palu pada Rabu, 12/08/2026 malam, bertujuan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Pertemuan yang berlangsung santai dan penuh keakraban ini dihadiri oleh berbagai organisasi profesi dan perusahaan media, meliputi media cetak, online, hingga elektronik. Suasana kebersamaan ini menjadi wadah penting bagi kepolisian dan wartawan untuk bertukar pandangan dan mempererat komunikasi.
Sejumlah organisasi pers seperti PWI Sulteng, AJI Palu, IJTI Sulteng, AMSI Sulteng, JMSI Sulteng, SMSI Sulteng, AMKI Sulteng, PFI Kota Palu dan KKJ Sulteng turut meramaikan acara tersebut. Kehadiran mereka menunjukkan antusiasme media terhadap inisiatif Kapolda Sulteng buka ruang kritik media ini.
Irjen Pol Nasri mengapresiasi peran insan pers yang selama ini membantu menyebarluaskan informasi mengenai kegiatan dan kinerja Polda Sulteng. Ia berharap pemberitaan yang disampaikan kepada publik selalu mengedepankan akurasi dan keberimbangan, sejalan dengan visi Kapolda Sulteng buka ruang kritik media.
Menurut Irjen Nasri, media memiliki posisi strategis sebagai sarana penyebaran informasi dan kontrol sosial terhadap penyelenggaraan kekuasaan. Peran strategis ini sangat vital, terlebih dengan semakin cepatnya arus informasi dan kompleksnya tantangan di masa depan. Pentingnya kehati-hatian dalam menyajikan informasi ditekankan oleh Kapolda Sulteng buka ruang kritik media.
“Media memiliki peran strategis dalam menciptakan suasana yang kondusif di tengah masyarakat Sulawesi Tengah, pentingnya kehati-hatian dalam menyajikan informasi, terlebih perkembangan teknologi membuat arus informasi semakin cepat dan tantangan ke depan semakin kompleks,” kata Irjen Pol Nasri.
Lebih lanjut, Irjen Nasri menegaskan komitmen Polda Sulteng untuk membuka ruang komunikasi seluas-luasnya bagi insan pers. Kritik, masukan, dan saran dari media dianggap sangat berharga sebagai bahan evaluasi untuk terus meningkatkan pelayanan Polri kepada masyarakat.
“Polda Sulteng membuka ruang komunikasi seluas-luasnya bagi insan pers. Kritik, masukan, dan saran dari rekan-rekan media sangat kami butuhkan sebagai bahan evaluasi untuk terus memperbaiki dan meningkatkan pelayanan Polri kepada masyarakat,” ungkap Irjen Pol Nasri.
Kapolda Sulteng menekankan bahwa kemitraan dengan media bukan hanya sekadar hubungan publikasi, melainkan upaya bersama dalam menjaga situasi kamtibmas yang kondusif di Sulawesi Tengah. Kolaborasi ini penting untuk menghadirkan informasi yang cerdas dan membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.
Sementara itu, Ketua AMSI Sulteng Muhammad Ikbal menyatakan bahwa Polri dan jurnalis memiliki tujuan yang sama dalam pembangunan bangsa. Meskipun memiliki tugas dan kepentingan yang berbeda, sinergi diperlukan agar informasi yang disampaikan kepada publik akurat dan tidak mengganggu proses penegakan hukum.
“Karena itu, diperlukan komunikasi dan koordinasi yang baik agar informasi yang disampaikan kepada publik tetap akurat, tidak mengganggu proses penegakan hukum, dan tetap memenuhi kebutuhan masyarakat akan informasi,” ujarnya.
Silaturahmi ini diharapkan mampu memperkuat hubungan kemitraan antara Polda Sulteng dan insan pers. Sinergi yang terjalin diharapkan dapat menciptakan komunikasi yang terbuka, sehingga informasi mengenai kinerja dan pelayanan kepolisian dapat tersampaikan secara akurat, berimbang, dan mudah dipahami masyarakat, sejalan dengan komitmen Kapolda Sulteng buka ruang kritik media.






