TNI Bangun 6.426 Titik Infrastruktur Jembatan dan Air Bersih di Sulteng

  • Whatsapp
pembangunan infrastruktur TNI
TNI Bangun 6.426 Titik Infrastruktur Jembatan dan Air Bersih di Sulteng. (Foto: Ist).

PARIGI MOUTONG, BULLETIN – TNI Angkatan Darat (AD) telah merampungkan pembangunan infrastruktur TNI di 6.426 titik di seluruh Indonesia, difokuskan pada jembatan serta fasilitas air bersih dan irigasi, guna mendukung pemerataan pembangunan nasional. Peresmian secara nasional program ini dilakukan oleh Presiden RI Prabowo Subianto melalui konferensi video pada Kamis, 13 Agustus 2026, dengan pusat kegiatan di Sulawesi Tengah bertempat di Desa Bainaa Barat, Kecamatan Tinombo, Kabupaten Parigi Moutong.

Pangdam XXIII/Palaka Wira, Mayjen TNI J. Binsar P. Sianipar, beserta Gubernur Sulawesi Tengah dan Forkopimda Kabupaten Parigi Moutong hadir langsung di lokasi peresmian tersebut. Pembangunan infrastruktur TNI ini mencakup 3.194 titik jembatan dan 3.232 titik fasilitas air bersih serta irigasi persawahan, menunjukkan skala besar proyek yang menjangkau daerah terpencil.

Dari target pembangunan jembatan, 2.500 unit telah berhasil diselesaikan dalam kurun waktu hampir tujuh bulan. Sebanyak 798 unit jembatan lainnya dialokasikan untuk wilayah terdampak bencana alam, termasuk Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, yang ditargetkan rampung tahun ini sebagai bagian dari pembangunan infrastruktur TNI.

Di sektor penyediaan air, program Manunggal Air TNI AD juga telah menghasilkan lebih dari 3.000 titik fasilitas air bersih. Program pembangunan infrastruktur TNI ini diarahkan untuk membantu masyarakat yang masih menghadapi keterbatasan akses terhadap sumber air layak.

Cakupan program yang luas ini menunjukkan bahwa pembangunan infrastruktur tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga menyasar persoalan mendasar yang langsung dirasakan masyarakat. Jembatan berperan membuka akses wilayah yang sebelumnya sulit dijangkau, memperlancar mobilitas warga, distribusi hasil pertanian, akses menuju fasilitas pendidikan dan kesehatan, sekaligus memperkuat konektivitas antarkawasan.

Berita Pilihan :  BLACKPINK Rayakan 10 Tahun Debut, Jejak Emas Pengubah Sejarah K-Pop

Sementara itu, akses air bersih berkaitan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat. Ketersediaan sumber air yang lebih dekat dan layak diharapkan dapat mengurangi kesulitan warga, terutama di daerah yang menghadapi persoalan keterbatasan sumber air. Ini menjadi fokus utama dalam pembangunan infrastruktur TNI.

“Pembangunan infrastruktur dasar merupakan bagian penting dari upaya menghadirkan negara di tengah masyarakat,” kata Presiden Prabowo Subianto dalam sambutannya.

Presiden juga menyampaikan apresiasi kepada Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, serta jajaran TNI dan Polri yang terlibat. Menurutnya, pembangunan nasional tidak semestinya hanya terfokus pada proyek-proyek besar dan strategis, melainkan juga memperhatikan kebutuhan masyarakat di daerah terpencil.

Ia menekankan bahwa pembangunan infrastruktur TNI ini sekaligus mencerminkan semangat gotong royong dan persatuan dalam membangun Indonesia. Kehadiran Pangdam XXIII/Palaka Wira bersama pemerintah daerah dalam agenda di Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, menegaskan sinergi antara TNI dan pemerintah dalam mendukung program ini.

Bagi masyarakat di wilayah yang selama ini menghadapi keterbatasan akses, keberadaan jembatan dan sumber air bersih bukan sekadar pembangunan fisik. Infrastruktur tersebut menjadi bagian penting dari upaya membuka akses, meningkatkan aktivitas ekonomi, sekaligus memperbaiki kualitas hidup masyarakat. Dengan 6.426 titik pembangunan infrastruktur TNI, program ini menunjukkan manfaat nyata bagi pelosok negeri.

Pos terkait