MILAN, BULLETIN – Inter Milan bangkit secara dramatis dari ketertinggalan 0-2 untuk membalikkan keadaan menjadi kemenangan 5-3 atas Udinese pada laga pekan keempat Serie A 2026/2027. Pertandingan yang digelar di San Siro pada Senin (14/9/2026) malam waktu setempat ini tidak hanya menyajikan hujan gol, tetapi juga membuktikan respons mental Nerazzurri di bawah tekanan.
Udinese memulai pertandingan dengan agresif, mengejutkan Inter Milan. James Abankwah membuka skor pada menit ke-9, diikuti oleh gol Jurgen Ekkelenkamp tujuh menit kemudian, membuat tim tamu unggul 0-2.
Situasi semakin tegang ketika asisten pelatih Inter, Aleksandar Kolarov, diusir wasit pada menit ke-19. Namun, momen tersebut justru memicu Inter Milan bangkit dan menunjukkan karakter tim.
Carlos Augusto menjadi pemantik kebangkitan dengan golnya pada menit ke-26, memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2. Sembilan menit berselang, Nicolo Barella berhasil menyamakan kedudukan 2-2 melalui sepakan kaki kanannya yang akurat.
Memasuki babak kedua, momentum sepenuhnya beralih ke Inter Milan. Marcus Thuram berhasil membalikkan keadaan dengan mencetak gol pada menit ke-57, membawa Nerazzurri unggul untuk pertama kalinya dalam pertandingan ini.
Pio Esposito memperlebar keunggulan menjadi 4-2 pada menit ke-67, menunjukkan dominasi Inter Milan setelah tertinggal dua gol. Pesta gol Inter disempurnakan oleh pemain pengganti, Ange-Yoan Bonny, yang mencetak gol kelima pada menit ke-79.
Udinese sempat memperkecil ketertinggalan melalui gol Idrissa Gueye di menit 90+1, namun hal itu tidak cukup untuk menghentikan kemenangan 5-3 bagi Inter Milan. Kemenangan ini lebih dari sekadar tiga poin; ini adalah bukti kemampuan Inter Milan bangkit dari situasi sulit.
Lima pencetak gol yang berbeda juga menyoroti kedalaman skuad dan kemampuan Inter Milan bangkit dari berbagai sisi serangan. Carlos Augusto, Barella, Thuram, Esposito, dan Bonny semuanya berkontribusi dalam pesta gol tersebut.
Bagi Pelatih Cristian Chivu, kemenangan ini adalah modal berharga. Inter Milan tidak hanya membutuhkan kemampuan mencetak gol, tetapi juga ketenangan dan karakter untuk mengatasi tekanan. Ini menunjukkan bahwa Inter Milan Bangkit dengan mental juara.
“Kemenangan ini menunjukkan karakter dan ketahanan tim kami. Kami tidak panik dan terus percaya pada proses,” kata Cristian Chivu, Pelatih Inter Milan.
Hasil ini menjaga langkah positif Inter Milan pada awal musim Serie A. Tantangan berikutnya adalah menghadapi AS Roma pada 19 September 2026, sebuah laga yang akan menjadi ujian selanjutnya bagi karakter Inter Milan Bangkit.






