PALU, BULLETIN.ID – UIN Datokarama Palu, Sulawesi Tengah, merancang penerapan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) dengan mengintegrasikan nilai spiritualitas, kemanusiaan, keilmuan, kepedulian lingkungan, dan kebangsaan ke dalam setiap mata kuliah. Kampus juga menyiapkan pembenahan tata kelola dosen tidak tetap melalui penyusunan standar operasional prosedur (SOP).
Rektor UIN Datokarama, Lukman Thahir, mengatakan KBC bukan kurikulum baru yang menggantikan sistem pembelajaran saat ini, melainkan pendekatan untuk memperkuat pendidikan karakter mahasiswa.
“KBC bukan pengganti kurikulum yang ada, melainkan pengintegrasian atau insersi nilai cinta ke dalam pembelajaran yang sedang berlangsung,” kata Lukman dalam Rapat Koordinasi Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta di Auditorium UIN Datokarama, Kamis (22/10/2026).
Kurikulum tersebut mengusung lima nilai utama atau Panca Cinta, yakni cinta Allah dan Rasul-Nya, cinta ilmu, cinta lingkungan, cinta tanah air, serta cinta diri dan sesama.
Implementasinya dirancang melalui pendekatan INSERSI, mulai dari identifikasi nilai yang relevan, penyelarasan dengan capaian pembelajaran, pelaksanaan kegiatan belajar, hingga supervisi dan evaluasi dampaknya terhadap sikap serta perilaku mahasiswa.
UIN Datokarama juga mempertimbangkan penerapan secara bertahap melalui mata kuliah percontohan sebelum diperluas ke seluruh program studi. Dalam paparannya, Lukman merekomendasikan uji coba selama satu semester tanpa langsung mewajibkan seluruh dosen mengubah Rencana Pembelajaran Semester (RPS).
Selain pengembangan kurikulum, rapat membahas penataan dosen tidak tetap agar perekrutan dan penugasannya sesuai kebutuhan akademik serta lebih tertib secara administratif dan pembiayaan.
Setiap fakultas diminta mengidentifikasi kebutuhan dosen tidak tetap dengan mempertimbangkan beban kerja dosen tetap. Penugasan dosen tidak tetap juga harus didasarkan pada Surat Keputusan (SK) Rektor sebelum dimasukkan ke dalam jadwal perkuliahan.
Pembenahan tersebut diarahkan untuk memastikan kebutuhan tenaga pengajar terencana dan dapat dipertanggungjawabkan.
Rapat koordinasi yang diselenggarakan Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UIN Datokarama itu diikuti unsur pimpinan universitas, pascasarjana, fakultas, serta pengelola program studi.






