Kebakaran Krakatau Steel: Produksi Baja Nasional Teruji, Pasokan Aman Berkat Kolaborasi

  • Whatsapp
Kebakaran Krakatau Steel
Krakatau Steel . Foto : Istimewa

JAKARTA, BULLETIN

Kebakaran Krakatau Steel di salah satu fasilitas produksi PT Krakatau Steel (Persero) Tbk menguji ketahanan rantai pasok industri baja nasional. Meskipun produksi CRC Full Hard terganggu di area Continuous Tandem Cold Mill (CTCM), perusahaan memastikan kebutuhan pasar akan tetap terpenuhi melalui skema kerja sama dengan produsen baja domestik.

Peristiwa kebakaran Krakatau Steel ini secara spesifik terjadi di area Continuous Tandem Cold Mill (CTCM) pada pabrik Cold Rolling Mill (CRM) milik perusahaan. Insiden ini menyebabkan PT Krakatau Steel harus menetapkan status force majeure atas produk CRC Full Hard, menandakan adanya gangguan signifikan pada kapasitas produksi tersebut.

Menyikapi kondisi tersebut, Pelaksana Tugas Corporate Secretary PT Krakatau Steel, Rachman Hidayat, memastikan bahwa perusahaan telah menyiapkan langkah mitigasi konkret. Hal ini bertujuan agar distribusi baja kepada pelanggan tidak mengalami hambatan.

“Keberlangsungan supply CRC Full Hard nasional akan dipenuhi melalui skema kerja sama dengan perusahaan produsen CRC domestik,” kata Rachman Hidayat.

Langkah kolaboratif ini dianggap krusial mengingat CRC Full Hard merupakan bahan baku yang sangat strategis. Produk ini memiliki peran vital bagi berbagai sektor manufaktur di Indonesia, termasuk industri otomotif, peralatan rumah tangga, hingga konstruksi.

Di tengah dampak dari kebakaran Krakatau Steel, pihak perusahaan memastikan bahwa fasilitas produksi lainnya tetap beroperasi secara normal. Produksi CRC Soft dan HRPO masih berjalan lancar, sehingga sebagian besar aktivitas operasional PT Krakatau Steel tidak terganggu secara keseluruhan.

Sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang merupakan produsen baja terbesar di Indonesia, PT Krakatau Steel memiliki peran fundamental. Perusahaan ini berkontribusi dalam mendukung kebutuhan industri nasional melalui beragam fasilitas produksi baja lembaran panas maupun dingin.

Berita Pilihan :  Putusan MK,Operator Diminta Lebih Transparan kepada Pelanggan

Hingga saat ini, penyebab pasti dari kebakaran Krakatau Steel masih dalam tahap investigasi menyeluruh. Perseroan juga belum memberikan informasi mengenai jadwal pasti kapan fasilitas CTCM dapat kembali beroperasi secara normal.

Pos terkait