Banjir Bandang Padang, Tim SAR Evakuasi Warga Terjebak

  • Whatsapp
banjir bandang Padang

PADANG, BULLETIN – Banjir bandang melanda sejumlah kawasan permukiman warga di Kota Padang, Sumatera Barat, Senin (3/8). Derasnya arus air dari banjir bandang Padang membuat sejumlah warga terjebak di rumah mereka hingga harus dievakuasi oleh tim SAR gabungan.

Kepala Kantor SAR Padang, Abdul Malik, mengatakan banjir bandang terjadi setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah Kota Padang sejak Senin siang. Kondisi tersebut menyebabkan debit air meningkat dan meluap ke sejumlah kawasan permukiman di tengah banjir bandang yang dahsyat.

“Proses evakuasi masih terus berlangsung sampai malam ini. Tim berusaha memindahkan warga ke lokasi yang aman,” ujar Abdul Malik, Kepala Kantor SAR Padang.

Tim SAR gabungan melakukan penyelamatan menggunakan perahu karet untuk menjangkau warga yang masih bertahan di rumah akibat ketinggian air dari banjir bandang. Evakuasi diprioritaskan bagi kelompok rentan seperti anak-anak, ibu hamil, dan lanjut usia.

Sejumlah wilayah yang terdampak banjir bandang Padang di antaranya Lubuk Minturun, Rimbo Tarok, Sungai Sapih, Kurao Pagang, dan Gunung Sarik. Selain merendam permukiman, banjir juga menyebabkan beberapa ruas jalan utama tergenang sehingga mengganggu aktivitas dan arus lalu lintas masyarakat.

Dalam proses penanganan banjir bandang, tim SAR turut dibantu warga setempat serta sejumlah unsur gabungan untuk mempercepat evakuasi dan memastikan keselamatan masyarakat terdampak.

Hingga kini, belum ada laporan resmi terkait jumlah korban maupun total kerugian akibat banjir bandang tersebut. Kantor SAR Padang mengimbau masyarakat tetap waspada karena potensi hujan masih dapat terjadi di wilayah tersebut.

Pemerintah dan tim penanganan darurat terus melakukan pemantauan kondisi lapangan guna memastikan kebutuhan warga terdampak banjir bandang Padang, sekaligus mengantisipasi kemungkinan banjir susulan.

Berita Pilihan :  Nirmal "Nimsdai" Purja, Penakluk 14 Puncak Dunia, Tutup Usia dalam Tragedi Broad Peak

Pos terkait