Monza Hantam Avellino 3-0 di Coppa Italia, Varela Cetak Dua Gol Debut

  • Whatsapp
Monza Coppa Italia
(Foto :Captured )

MONZA, BULLETIN – AC Monza membuka musim kompetitif 2026/2027 dengan performa gemilang. Bermain di kandang sendiri, Biancorossi menghancurkan US Avellino 1912 dengan skor telak 3-0 pada babak awal Coppa Italia Frecciarossa, Jumat (14/8/2026). Kemenangan ini memastikan Monza melaju ke babak 32 besar Coppa Italia.

Monza langsung menunjukkan dominasinya sejak awal pertandingan. Tekanan yang intens dari tuan rumah menghasilkan peluang pada menit keenam melalui tembakan Forson yang sempat membentur pemain lawan, membuahkan sepak pojok. Tim besutan pelatih Raffaele Palladino ini tampil penuh percaya diri.

Gol yang dinantikan akhirnya tiba pada menit ke-22. Varela mencatatkan namanya di papan skor setelah menyambar bola muntah hasil blok tembakan Cutrone dengan sepakan kaki kiri. Gol ini menjadi gol pertama Varela dalam laga debut resminya bersama Monza setelah bergabung dari Benfica, sebuah awal yang sangat manis.

Setelah unggul, Monza semakin percaya diri dan terus menekan pertahanan Avellino. Varela bahkan nyaris mencetak gol keduanya pada menit ke-26 melalui aksi individu, namun tendangan kaki kanannya masih sedikit melebar. Dominasi Monza pada pertandingan Coppa Italia ini terlihat jelas dari penguasaan bola dan banyaknya peluang yang tercipta.

Dominasi Monza terus berlanjut sepanjang babak pertama. Forson dan Cutrone berulang kali mengancam dari sisi sayap, sementara Mout hampir mencetak gol dalam debut profesionalnya pada menit ke-37, meski tembakannya masih melebar. Tekanan tanpa henti dari Monza akhirnya membuahkan hasil kembali menjelang turun minum.

Pada menit ke-45, Varela kembali mencetak gol keduanya, hanya perlu mendorong bola ke dalam gawang setelah Cutrone bekerja keras merebut penguasaan bola dan memberikan umpan kunci. Varela menutup babak pertama dengan torehan dua gol dalam debut resminya, membawa Monza unggul 2-0 dan disambut sorakan meriah pendukung.

Memasuki babak kedua, pola pertandingan tidak berubah. Monza tetap memegang kendali penuh dan terus berupaya mencari gol tambahan untuk memperlebar keunggulan. Keunggulan 2-0 tidak membuat Monza mengendur dalam laga Coppa Italia ini.

Berita Pilihan :  Sporting CP Wajib Bangkit Lawan Vitória, Tekanan Juara Bertahan Memuncak

Hanya enam menit setelah babak kedua dimulai, Monza kembali menciptakan peluang berbahaya. Birindelli mengirim tendangan bebas terukur, namun sundulan Kouadio masih melambung di atas mistar gawang. Intensitas serangan Monza tetap tinggi.

Gol ketiga akhirnya tercipta pada menit ke-51 melalui Forson. Serangan cepat yang diawali oleh Varela, dilanjutkan oleh Foe Ondoa kepada Cutrone, kemudian diteruskan dengan umpan terobosan matang kepada Forson yang dituntaskan dengan tembakan keras kaki kiri. Gol ini merupakan gol perdana Forson bersama Monza, dan Cutrone mencatatkan assist keduanya.

Unggul tiga gol tidak membuat Monza mengendur sedikit pun. Mereka terus mencari peluang untuk memperbesar skor, bahkan Cutrone beberapa kali mencoba mencetak gol sendiri, termasuk tembakan pada menit ke-60 yang berhasil diblok. Performa Monza di Coppa Italia ini benar-benar meyakinkan.

Monza sempat mencetak gol keempat pada menit ke-69 melalui Cutrone, namun sayangnya dianulir karena posisi offside. Pelatih Monza kemudian melakukan sejumlah pergantian pemain untuk menjaga intensitas dan kesegaran tim.

Hingga pertandingan berakhir, Avellino tidak mampu memberikan respons berarti. Mantan pemain Monza, Favilli, sempat memperoleh peluang untuk memperkecil ketertinggalan, namun tembakannya masih dapat diamankan. Skor 3-0 bertahan hingga peluit panjang, mengukuhkan kemenangan telak Monza Coppa Italia.

Kemenangan telak ini menjadi awal ideal bagi Monza sebelum menghadapi ujian yang jauh lebih berat di Serie A. Setelah memastikan tiket ke babak 32 besar Coppa Italia, Monza kini harus mengalihkan perhatian ke pertandingan pembuka liga. Monza dijadwalkan menghadapi Inter Milan di San Siro pada Sabtu, 22 Agustus 2026, pukul 18.30 waktu setempat.

Penampilan dominan atas Avellino menjadi sinyal awal bahwa Monza datang ke musim baru dengan kepercayaan diri tinggi. Hasil ini memberikan momentum positif bagi Monza yang siap bersaing di level tertinggi sepak bola Italia.

Pos terkait