PALU, BULLETIN – Universitas Tadulako (Untad) meluncurkan One Kliks SIGA 8, sebuah platform terintegrasi yang dirancang untuk mempercepat transformasi digital layanan kampus. Inisiatif ini menandai upaya Untad dalam menyederhanakan akses dan meningkatkan efisiensi bagi seluruh sivitas akademika.
Rektor Untad, Prof Amar, mengungkapkan bahwa digitalisasi telah menjadi fokus utama, mencakup tata kelola administrasi, proses pembelajaran, hingga pelayanan akademik. Platform One Kliks SIGA 8 menjadi wujud nyata dari komitmen tersebut, menawarkan pengalaman yang lebih baik bagi mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan.
Prof Amar menekankan pentingnya adaptasi teknologi dalam dunia pendidikan. “Dalam sistem pendidikan, Untad terus melakukan pengembangan digitalisasi. Kita terus beradaptasi secara cepat agar tidak ketinggalan,” kata Prof Amar saat menjadi narasumber program BILANG (Bicara Langsung) di TVRI Sulawesi Tengah, Selasa (14/7/2026).
Menurut Prof Amar, percepatan digitalisasi melalui sistem seperti One Kliks SIGA 8 bertujuan untuk membuat pelayanan lebih cepat, efektif, dan efisien. Sistem ini tidak hanya melayani mahasiswa, tetapi juga dosen dan tenaga kependidikan, menciptakan ekosistem digital yang komprehensif di Untad.
Meskipun teknologi sudah tersedia, tantangan terbesar ada pada kesiapan sumber daya manusia dalam beradaptasi. Prof Amar menilai, perubahan pola pikir menjadi kunci agar digitalisasi tidak hanya berhenti pada penggunaan aplikasi, namun mampu menciptakan perubahan budaya kerja yang signifikan.
“Dengan perubahan mindset, pelayanan akademik dan administrasi diharapkan semakin efektif dan efisien,” ujarnya. Pendekatan ini menunjukkan bahwa konsep smart campus tidak hanya bergantung pada perangkat, tetapi juga pada kemampuan warga kampus memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan kualitas layanan, seperti yang diwujudkan melalui One Kliks SIGA 8.
Transformasi digital di Untad juga merambah proses pembelajaran dengan pengembangan sistem perkuliahan luring, daring, dan hibrida. Model ini memberikan fleksibilitas bagi pendidikan, sekaligus menjadi bagian dari strategi kampus dalam menghadapi berbagai kondisi. Untad juga terus memperkuat infrastruktur teknologi, termasuk jaringan internet dan kelistrikan, untuk mendukung optimalnya sistem digital.
Puncak dari pengembangan sistem ini adalah peluncuran One Kliks SIGA 8 sebagai platform terintegrasi. Mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan kini dapat mengakses berbagai layanan kampus, mulai dari administrasi akademik, keuangan, presensi, jadwal perkuliahan, hingga informasi kampus, melalui satu platform saja. Aplikasi ini sudah tersedia di Google Play Store dan akan segera hadir di App Store.
Nama SIGA merupakan akronim dari Sistem Informasi Global Akses, sekaligus mengambil inspirasi dari “Siga,” penutup kepala khas Sulawesi Tengah yang melambangkan kehormatan dan identitas daerah. Angka 8 dalam One Kliks SIGA 8 melambangkan simbol tak hingga (infinity) secara terbalik, merefleksikan semangat Untad untuk inovasi tanpa batas dalam meningkatkan mutu pendidikan dan pelayanan.
Bagi Untad, One Kliks SIGA 8 bukan sekadar aplikasi, melainkan bagian integral dari visi pembangunan Smart Campus. Sistem yang dikembangkan secara internal oleh sivitas akademika Untad ini bertujuan membuat pelayanan lebih terintegrasi, mudah diakses, dan responsif terhadap kebutuhan pengguna.
“Platform ini juga menjadi bagian dari konsep Smart Campus yang dikembangkan sepenuhnya oleh sivitas akademika Untad sebagai karya inovasi anak bangsa,” kata Prof Amar. Dengan konsistensi pengembangan, digitalisasi Untad diharapkan tidak hanya mengubah cara mahasiswa mengurus kebutuhan akademik, tetapi juga menjadi fondasi tata kelola kampus yang lebih terbuka, cepat, dan adaptif terhadap perubahan zaman.






