Karhutla Desa Longge Tojo Una-Una: Api Masih Berkobar, Warga Diminta Waspada

  • Whatsapp
Karhutla Desa Longge
Karhutla Desa Longge Tojo Una-Una: Api Masih Berkobar, Warga Diminta Waspada

TOJO UNA-UNA, BULLETIN – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) melanda Desa Longge, Kecamatan Ampana Tete, Kabupaten Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah, sejak Selasa, 18 Agustus 2026, malam. Hingga berita ini diturunkan, api masih terlihat di lokasi, memicu kekhawatiran meluasnya Karhutla Desa Longge.

Tim Reaksi Cepat (TRC) dan Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Sulawesi Tengah bersama BPBD Tojo Una-Una melaporkan bahwa titik api pertama kali teridentifikasi oleh aparat desa sekitar pukul 20.00 WITA. Laporan resmi mengenai insiden Karhutla Desa Longge ini diterima BPBD Sulawesi Tengah pada pukul 23.16 WITA.

Sejumlah pihak telah diterjunkan untuk menangani Karhutla Desa Longge. Tim gabungan tersebut meliputi TRC BPBD Kabupaten Tojo Una-Una, petugas pemadam kebakaran, Polsek Ampana Tete, Camat Ampana Tete, serta Kepala Desa Longge. Mereka berupaya keras mengendalikan api yang terus membakar lahan.

Petugas juga melakukan pemantauan ketat di sekitar area terdampak. Kondisi angin yang cukup kencang menjadi tantangan serius, berpotensi mempercepat penyebaran api dan mengancam permukiman warga di sekitar Karhutla Desa Longge.

BPBD masih dalam proses asesmen untuk menghitung luasan lahan yang terdampak akibat Karhutla Desa Longge ini. Sejauh ini, belum ada laporan mengenai korban jiwa maupun warga yang harus mengungsi. Kondisi ini terus dipantau secara cermat oleh pihak berwenang.

“Dalam pendataan,” kata pihak BPBD terkait jumlah masyarakat atau wilayah yang terdampak.

Untuk efektivitas penanganan, kebutuhan mendesak yang diidentifikasi adalah peralatan mobile untuk pemadaman karhutla. BPBD terus menjalin koordinasi dengan BPBD Kabupaten Tojo Una-Una guna memastikan upaya pemadaman berjalan maksimal.

Berita Pilihan :  Penerjemah Dorong Komunikasi Efektif dan Produktif di IMIP Morowali

Informasi kejadian Karhutla Desa Longge ini telah disampaikan kepada beberapa pejabat tinggi. Di antaranya adalah Kepala BNPB RI, Menteri Sosial RI, Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Ketua DPRD Sulawesi Tengah, jajaran Deputi BNPB, Sekretaris Daerah Sulawesi Tengah, serta kepala organisasi perangkat daerah terkait.

Saat ini, situasi di Desa Longge masih dalam penanganan tim gabungan. Mereka terus berupaya memadamkan titik api dan melakukan pemantauan intensif untuk mencegah kebakaran meluas ke area permukiman warga.

Mengingat kondisi angin yang kencang, BPBD mengimbau masyarakat sekitar lokasi untuk tetap waspada. Warga diminta segera melaporkan jika melihat titik api baru di wilayah terdampak guna mempercepat respons dan penanganan Karhutla Desa Longge.

Pos terkait