Martin Odegaard: Arsenal Tak Sekadar Pertahankan Gelar, Kami Ingin Lebih Banyak Trofi

  • Whatsapp
Martin Odegaard Arsenal
Martin Odegaard: Arsenal Tak Sekadar Pertahankan Gelar, Kami Ingin Lebih Banyak Trofi (Foto:Arsenal)

LONDON, BULLETIN – Kapten tim, Martin Odegaard, menegaskan bahwa Arsenal tidak akan masuk musim baru dengan mentalitas sekadar mempertahankan gelar Premier League. Odegaard menyatakan timnya justru ingin kembali menyerang dan memburu lebih banyak trofi setelah merasakan manisnya menjadi kampiun musim lalu.

Pesan ini disampaikan oleh Martin Odegaard melalui kolom kapten dalam program pertandingan resmi Arsenal. Pernyataan ini muncul menjelang laga pembuka Premier League melawan Coventry City di Emirates Stadium. Odegaard menekankan pentingnya ambisi untuk terus berkembang bagi Arsenal.

Bagi Odegaard, keberhasilan Arsenal mengangkat trofi liga musim lalu merupakan pencapaian yang sulit digambarkan. Setelah bertahun-tahun mengejar gelar tersebut, momen ketika akhirnya mengangkat trofi terasa seperti mimpi yang menjadi kenyataan bagi Martin Odegaard dan tim.

“Rasanya sungguh luar biasa mengangkat trofi di Selhurst Park. Sulit untuk menggambarkannya,” kata Martin Odegaard dalam catatannya, dikutip dari situs resmi arsenal.

Ia juga mengenang momen ketika seluruh skuad berkumpul setelah memastikan gelar, dilanjutkan dengan parade perayaan bersama suporter Arsenal. Dukungan suporter menjadi bagian penting dari perjalanan Arsenal meraih kesuksesan tersebut, menurut Martin Odegaard.

Setelah merayakan keberhasilan bersama Arsenal, Odegaard kemudian memperkuat Norwegia di Piala Dunia. Ia menyebut perjalanan Norwegia di turnamen tersebut menjadi pengalaman luar biasa. Dukungan masyarakat Norwegia juga disebut mencapai level yang belum pernah ia lihat sebelumnya.

Salah satu momen yang paling berkesan bagi Martin Odegaard adalah kemenangan Norwegia atas Brasil. Sejak kecil, Odegaard mengaku sudah mendengar kisah kemenangan Norwegia atas Brasil pada Piala Dunia 1998. Kesempatan mengalahkan Brasil kembali menjadi pengalaman spesial baginya.

Setelah Piala Dunia, Odegaard memilih menghabiskan masa libur di Norwegia bersama keluarga dan teman-temannya. Waktu istirahat tersebut membuatnya kembali ke Arsenal dengan kondisi yang menurutnya sangat baik. Kondisi fisik yang prima menjadi modal penting bagi Martin Odegaard di musim baru.

Kembalinya Arsenal ke kompetisi resmi kemudian ditandai dengan keberhasilan meraih trofi Community Shield. Odegaard menilai kemenangan tersebut menjadi cara ideal untuk mengawali musim baru. Selain mengangkat trofi, Martin Odegaard juga mencatatkan namanya di papan skor melalui sebuah gol yang lahir dari pergerakan cepat.

Berita Pilihan :  Alejandro Balde Tegaskan Fokus di Barcelona, Abaikan Rumor Transfer

Odegaard mengaku tidak banyak berpikir ketika mencetak gol tersebut. Ia hanya bereaksi secara spontan terhadap situasi yang terjadi di lapangan. Penampilan Arsenal di laga tersebut juga membuatnya semakin percaya diri, terutama karena sejumlah pemain baru mampu menunjukkan kualitas mereka.

Odegaard memberikan penilaian positif terhadap tiga pemain baru Arsenal, yakni Illan, Christos dan Bruno. Menurutnya, Illan telah menunjukkan profesionalisme dan etos kerja yang baik sejak bergabung dengan tim. Ia juga dinilai mampu beradaptasi dengan cepat di dalam skuad.

Sementara Christos disebut memiliki energi besar, kemampuan membaca permainan, dan keberanian membuat sesuatu terjadi setiap kali menguasai bola. Adapun Bruno menjadi pemain yang paling menarik perhatian Odegaard. Kini, gelandang tersebut justru menjadi bagian dari skuad Arsenal, menjadi tambahan kekuatan bagi tim Martin Odegaard.

Dengan status sebagai juara bertahan, Arsenal menghadapi tantangan berbeda pada musim ini. Martin Odegaard menegaskan timnya tidak ingin bermain dengan pola pikir defensif atau merasa harus sekadar menjaga gelar yang sudah diraih. Sebaliknya, Arsenal ingin kembali mengejar gelar dengan mentalitas menyerang.

“Kami tidak merasa akan mempertahankan apa pun. Kami akan menyerangnya dan kembali mengejarnya,” ujar Martin Odegaard.

Menurutnya, keberhasilan musim lalu justru memberikan keyakinan bahwa Arsenal memiliki kemampuan untuk mengulang pencapaian tersebut. Namun, gelandang Norwegia itu mengingatkan bahwa menjadi juara tidak berarti proses belajar telah selesai. Arsenal tetap harus mengevaluasi kekurangan, mempertahankan hal-hal positif, dan mencari ruang untuk berkembang.

“Ketika Anda sudah melakukannya sekali, itu memberi kepercayaan diri tambahan dan mungkin sedikit lebih tenang karena tahu bahwa Anda bisa melakukannya lagi,” katanya.

Arsenal akan memulai perjalanan mempertahankan sekaligus mengejar kembali gelar Premier League dengan menghadapi Coventry City di Emirates Stadium. Odegaard menyadari Coventry akan datang dengan motivasi tinggi sebagai tim promosi. Karena itu, Arsenal dituntut langsung tampil maksimal sejak menit pertama.

Bagi sang kapten, bermain di Emirates di bawah sorotan lampu stadion dengan dukungan penuh suporter menjadi cara ideal untuk memulai musim. Arsenal kini tidak hanya membawa status sebagai juara bertahan, tetapi juga kepercayaan diri dari keberhasilan musim sebelumnya. Ambisi Martin Odegaard dan tim untuk meraih lebih banyak trofi sudah jelas.

Pos terkait