Gerak Cepat TNI Bantu Korban Banjir Kecamatan Kasimbar Parigi Moutong

  • Whatsapp
Banjir Kasimbar Parigi Moutong
Gerak Cepat TNI Bantu Korban Banjir Kecamatan Kasimbar Parigi Moutong. (Foto;Ist)

PARIGI MOUTONG, BULLETIN – Hujan deras berkepanjangan memicu banjir di sejumlah desa di Kecamatan Kasimbar, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, pada Jumat, 28 Agustus 2026 pagi, membuat TNI segera turun tangan membantu. Peristiwa banjir Kasimbar Parigi Moutong ini menyebabkan air sungai meluap dan merendam permukiman warga hingga menutup akses jalan.

Banjir mulai menggenangi permukiman sekitar pukul 05.30 WITA, khususnya di Dusun I Tanjung, Desa Labuan Donggulu, Dusun IV Desa Peningka, serta Dusun I Desa Laemanta. Ketinggian air pada saat itu dilaporkan mencapai sekitar 50 sentimeter. Dampak banjir Kasimbar Parigi Moutong tidak hanya pada rumah warga.

Selain merendam rumah penduduk, material tanah dan batu yang terbawa arus banjir juga menutupi sebagian ruas Jalan Trans Sulawesi. Situasi ini sempat mengakibatkan terhambatnya arus lalu lintas bagi masyarakat yang melintas. Penanganan cepat diperlukan untuk memulihkan akses.

Menanggapi kondisi darurat tersebut, personel Koramil 1306-19/Kasimbar bersama pemerintah desa, Bhabinkamtibmas, dan masyarakat segera bergerak membantu warga terdampak dan melakukan penanganan di lokasi. Gerak cepat ini menunjukkan respons tanggap terhadap banjir Kasimbar Parigi Moutong.

Danramil 19/Kasimbar bersama Babinsa kemudian berkoordinasi untuk mendapatkan dukungan alat berat. Alat berat ini dibutuhkan untuk membersihkan material pasir, batu, serta pohon tumbang yang menutupi ruas Jalan Trans Sulawesi akibat banjir Kasimbar Parigi Moutong.

Sekitar pukul 09.00 WITA, alat berat jenis loader mulai dioperasikan untuk membersihkan material dan pohon tumbang. Upaya ini berhasil membuka kembali akses jalan agar dapat dilalui masyarakat. Pemulihan infrastruktur menjadi prioritas utama.

Pada pukul 09.25 WITA, kondisi air mulai berangsur surut, memungkinkan warga untuk memulai pembersihan rumah masing-masing dari sisa genangan dan material yang terbawa banjir. Proses pemulihan pasca-banjir Kasimbar Parigi Moutong segera dilakukan.

Berita Pilihan :  Jaga Imun Tubuh Optimal: Ini Kebiasaan Penting yang Wajib Dilakukan

Berdasarkan pendataan sementara, tercatat sebanyak 15 kepala keluarga (KK) terdampak genangan banjir. Syukurlah, tidak terdapat korban jiwa akibat kejadian tersebut. Ini adalah kabar baik di tengah musibah banjir Kasimbar Parigi Moutong.

Dandim 1306/Kota Palu telah memerintahkan Pabung Parigi Moutong, Danramil 19/Kasimbar, dan para Babinsa untuk terus memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak serta melakukan pemantauan perkembangan situasi di wilayah. Koordinasi intensif terus berjalan.

Selain itu, jajaran Kodim 1306/Kota Palu juga berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Parigi Moutong. Koordinasi ini penting dalam rangka penanganan dan pemantauan kondisi pascabanjir secara komprehensif.

TNI bersama pemerintah daerah dan seluruh unsur terkait berkomitmen untuk terus melakukan pemantauan serta membantu masyarakat apabila terjadi perkembangan situasi. Ini merupakan bentuk komitmen untuk hadir dan memberikan bantuan secara cepat di tengah masyarakat yang terdampak bencana, termasuk insiden banjir Kasimbar Parigi Moutong ini.

Pos terkait