Prajurit TNI Yonif TP 825/GYS Padamkan Kebakaran Hutan Morowali Utara

  • Whatsapp
kebakaran hutan Morowali Utara
Prajurit TNI Yonif TP 825/GYS Padamkan Kebakaran Hutan Morowali Utara. (Foto:Ist)

MOROWALI UTARA, BULLETIN – Prajurit TNI dari Batalyon Infanteri (Yonif) TP 825/GYS bergerak cepat bersama masyarakat memadamkan kebakaran hutan Morowali Utara. Peristiwa ini terjadi di Desa Mandula, Kecamatan Lembo Raya, Kabupaten Morowali Utara, Sulawesi Tengah pada 27 Agustus 2026.

Lokasi kebakaran hutan Morowali Utara berjarak sekitar 4 kilometer dari Home Base Yonif TP 825/GYS. Menanggapi insiden tersebut, prajurit segera diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman dan mencegah api meluas ke area lain.

Sebanyak 40 personel prajurit turut serta dalam kegiatan tersebut. Mereka bersama masyarakat berjibaku menyisir area terdampak dan berupaya mengendalikan kobaran api. Upaya ini menunjukkan keseriusan dalam penanganan kebakaran hutan Morowali Utara.

Untuk mendukung operasi pemadaman kebakaran hutan Morowali Utara, personel membawa sejumlah material. Perlengkapan yang digunakan meliputi 1 unit kendaraan pemadam kebakaran (Damkar), 1 unit truk Canter, dan 5 buah tabung semprot air.

Hingga saat ini, proses pemadaman masih terus berlangsung berkat kolaborasi prajurit dan masyarakat. Personel TNI juga melakukan penyisiran di sekitar lokasi untuk mengantisipasi kemunculan kembali titik api yang dapat menyebabkan perluasan kebakaran hutan Morowali Utara.

Kegiatan responsif ini merupakan wujud nyata kesiapsiagaan dan kepedulian prajurit TNI dalam membantu masyarakat. Terutama, dalam menghadapi bencana seperti kebakaran hutan Morowali Utara dan lahan.

Prajurit TNI berkomitmen untuk selalu hadir di tengah-tengah masyarakat. Mereka siap membantu, melindungi, dan memberikan pengabdian terbaik dalam setiap kondisi. Bersama rakyat, TNI hadir untuk membantu mengatasi kesulitan serta menjaga lingkungan dan keselamatan masyarakat.

Berita Pilihan :  Banjir Rendam Tiga Desa di Kasimbar Parigi Moutong, 115 KK Terdampak

Pos terkait