MEKSIKO, BULLETIN,ID – Cruz Azul kembali menembus zona Liguilla Apertura 2026 setelah meraih kemenangan penting atas Santos pada penutupan Jornada 7. Kemenangan tersebut bukan hanya mengakhiri tren negatif La Máquina, tetapi juga menghidupkan kembali persaingan di papan atas Liga MX.
Bermain di Estadio Banorte, Cruz Azul harus bekerja keras untuk mengamankan kemenangan atas Santos. Hasil tersebut membawa tim yang berstatus juara bertahan Liga MX itu naik ke posisi keenam klasemen dengan 12 poin dari tujuh pertandingan.
Cruz Azul kini mengoleksi empat kemenangan dan tiga kekalahan dengan produktivitas 12 gol dan kebobolan 11 gol. Posisi tersebut sekaligus menandai kembalinya La Máquina ke delapan besar setelah terakhir berada di zona Liguilla pada Jornada 3.
Setelah membuka kompetisi dengan hasil positif, Cruz Azul sempat kehilangan momentum. Kekalahan dari Atlante 2-3, Tijuana 1-2, dan Atlas 0-2 membuat mereka keluar dari zona persaingan menuju Liguilla.
Namun, respons Cruz Azul mulai terlihat dalam dua pertandingan terakhir. Setelah mengalahkan Necaxa 3-1, mereka kembali meraih kemenangan atas Santos. Dua kemenangan beruntun itu menjadi modal penting untuk mengembalikan posisi sang juara bertahan ke jalur perebutan gelar.
Jadwal Leagues Cup ikut mengubah peta klasemen
Persaingan pada Jornada 7 berlangsung dalam situasi yang tidak biasa. Dari sembilan pertandingan yang seharusnya dimainkan, hanya lima laga yang terlaksana.
Empat pertandingan lainnya harus dijadwalkan ulang karena empat klub Liga MX yang terlibat merupakan semifinalis Leagues Cup, yakni Toluca, Monterrey, León, dan América.
Situasi tersebut membuat klasemen sementara belum sepenuhnya mencerminkan kekuatan masing-masing tim. Beberapa klub masih memiliki pertandingan yang belum dimainkan, sehingga posisi di papan atas berpotensi berubah setelah seluruh laga tunda diselesaikan.
Cruz Azul menjadi salah satu tim yang paling diuntungkan dari kondisi tersebut. Dengan 12 poin, La Máquina sudah menyamai jumlah kemenangan Chivas, Toluca, Tijuana, dan Atlas. Namun, Toluca dan Tijuana masih memiliki pertandingan Jornada 7 yang belum dimainkan.
Selain kemenangan, pertandingan melawan Santos juga menjadi momen penting bagi skuad Cruz Azul. Alan Mozo menjalani debut setelah bergabung dengan status pinjaman dari Chivas, sementara Erik Lira kembali tampil setelah terakhir bermain pada 16 Agustus melawan Tijuana.
Chivas naik ke posisi kedua
Di tengah Jornada 7 yang tidak lengkap, Chivas menjadi tim lain yang berhasil memanfaatkan peluang. Guadalajara menghantam Atlético de San Luis dengan skor 3-0 dan naik ke posisi kedua klasemen.
Chivas mencetak gol cepat melalui gol bunuh diri Andrés Sánchez pada menit keenam. Ricardo Marín kemudian menggandakan keunggulan empat menit berselang sebelum Richard Ledezma melengkapi kemenangan pada menit ke-80.
Kemenangan tersebut menjadi yang keempat bagi Chivas di Apertura 2026 dan membawa mereka mengoleksi 14 poin. Guadalajara kini berada di bawah América yang memimpin klasemen dengan 16 poin.
Pelatih Chivas, Gabriel Milito, menilai kemenangan tersebut menunjukkan peningkatan dalam penyelesaian peluang yang sebelumnya menjadi persoalan timnya.
Persaingan untuk posisi teratas pun semakin terbuka. Jika Chivas menang atas Pumas pada Jornada 8 dan América kalah dari Cruz Azul, Guadalajara berpeluang mengambil alih posisi puncak.
Santos dan Juárez masih terpuruk
Di sisi lain, Santos semakin sulit keluar dari tekanan. Kekalahan dari Cruz Azul membuat mereka tetap berada di posisi ke-17 dengan hanya satu poin dari tujuh pertandingan.
Bravos de Juárez menjadi satu-satunya tim yang memiliki catatan lebih buruk. Mereka belum mengumpulkan satu poin pun setelah menelan tujuh kekalahan.
Pada Jornada 7, Juárez kembali kalah 0-2 dari Pachuca. Hasil tersebut menjadi awal yang buruk bagi Gustavo Lema yang baru menangani klub tersebut setelah sebelumnya melatih Pumas.
Jornada 8 berpotensi mengubah peta persaingan
Setelah Jornada 7 digelar secara tidak lengkap, seluruh 18 klub akan kembali beraksi pada Jornada 8. Sejumlah pertandingan besar berpotensi memberikan dampak langsung terhadap persaingan papan atas.
Cruz Azul akan menghadapi América dalam Clásico Joven. Pertandingan tersebut menjadi kesempatan bagi La Máquina untuk menguji sejauh mana kebangkitan mereka setelah dua kemenangan beruntun.
Selain itu, Monterrey akan menghadapi Tigres dalam Clásico Regio. Dua laga tersebut berpotensi mengubah komposisi papan atas yang saat ini masih sangat rapat.
Untuk sementara, América memimpin dengan 16 poin, disusul Chivas dengan 14 poin. Toluca, Tijuana, dan Atlas sama-sama mengoleksi 13 poin, sedangkan Cruz Azul berada di posisi keenam dengan 12 poin.
Dengan sejumlah pertandingan yang masih tertunda, klasemen Apertura 2026 belum sepenuhnya final. Namun, satu hal mulai terlihat: persaingan menuju zona Liguilla semakin ketat dan setiap kemenangan akan menjadi sangat berharga ketika fase reguler memasuki pekan-pekan berikutnya.
Klasemen zona Liguilla Apertura 2026 hingga Jornada 7:
- América — 16 poin, selisih gol +10
- Chivas — 14 poin, selisih gol +6
- Toluca — 13 poin, selisih gol +8
- Tijuana — 13 poin, selisih gol +3
- Atlas — 13 poin, selisih gol +1
- Cruz Azul — 12 poin, selisih gol +1
- Querétaro — 10 poin, selisih gol +2
- León — 10 poin, selisih gol +2






