PALU, BULLETIN.ID Wakil Gubernur Sulawesi Tengah dr. Reny A. Lamadjido, mendorong pelajar SMA dan SMK di Kota Palu menjadi pelopor dalam pencegahan HIV/AIDS di lingkungan sekolah dan kalangan remaja. Menurutnya, upaya penanggulangan HIV/AIDS harus dimulai dari pendidikan dan pergaulan yang sehat di lingkar pelajar.
Hal itu disampaikan Wagub saat membuka acara peningkatan kapasitas OSIS dan Pramuka tingkat SMA/SMK se-Kota Palu dalam rangka penanggulangan HIV/AIDS yang digelar di Kantor Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah, Kamis (16/10).
Dalam arahannya, Wagub Reny meminta para guru pendamping memberi ruang bagi peserta untuk berbagi pengetahuan yang diperoleh kepada teman-teman mereka di sekolah.
“Bapak ibu guru, tolong jadwalkan mereka untuk menyampaikan kembali materi dan penyuluhan kepada teman-temannya, supaya informasi ini tidak berhenti di sini,” ujarnya.
Ia juga meminta Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Provinsi Sulteng menyiapkan materi edukasi yang terstandar dan mudah dipahami pelajar, agar bisa menjadi panduan dalam kegiatan penyuluhan di lingkungan sekolah.
“Tolong KPA berikan materi yang terstandar supaya bisa disebarkan lagi ke teman-temannya,” pesan Wagub.
Lebih lanjut, Wagub mengingatkan pentingnya menjaga diri dan memahami batas-batas dalam pergaulan remaja.
“Bergaul boleh, tapi ingat ada batasnya,” tegasnya, mengingatkan bahaya pergaulan bebas yang dapat memicu penyebaran HIV/AIDS di kalangan generasi muda.
Kegiatan tersebut diikuti perwakilan pelajar dan guru dari 13 sekolah di Kota Palu, serta dihadiri Plt. Kepala Dinas Kesehatan Sulteng Wayan Apriani, .Epid dan Sekretaris KPAP Sulteng Bambang Suwandi. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah nyata memperkuat edukasi dan kesadaran pelajar terhadap bahaya HIV/AIDS sejak dini.






