POSO, BULLETIN.ID — Seorang mantan narapidana terorisme (napiter) asal Kecamatan Poso Pesisir, Kabupaten Poso, Muhadi bin Usman, menyatakan dukungannya terhadap Satgas Operasi Madago Raya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Kabupaten Poso.
Muhadi, yang berdomisili di Dusun Lanto Jaya, Desa Landangan, Kecamatan Poso Pesisir, menyampaikan komitmen tersebut saat menerima kunjungan silaturahmi personel Satgas Operasi Madago Raya. Ia mengapresiasi langkah kepolisian yang terus menjalin komunikasi persuasif sebagai bagian dari upaya pemeliharaan keamanan dan pencegahan paham radikal.
Diketahui, Muhadi pernah dua kali terlibat kasus tindak pidana terorisme yang berkaitan dengan kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso. Pada 2014, ia divonis empat tahun penjara oleh Pengadilan Negeri Jakarta Timur dan bebas pada 2018. Selanjutnya, pada 2022, ia kembali ditangkap dalam perkara serupa dan dijatuhi vonis empat tahun penjara, sebelum akhirnya bebas bersyarat pada 2 Desember 2024 dari Lapas Khusus Kelas IIA Gunung Sindur, Kabupaten Bogor.
Pasca bebas, Muhadi kini menjalani kehidupan sebagai petani kebun di wilayah pegunungan Dusun Lanto Jaya. Ia mengelola lahan seluas sekitar dua hektare yang ditanami tanaman cokelat, durian, dan cabai. Aktivitas bertani tersebut menjadi keseharian Muhadi sebagai upaya membangun kehidupan yang mandiri dan produktif.
Dalam keterangannya, Muhadi menegaskan bahwa meskipun komunikasi dengan sejumlah eks napiter dan simpatisan paham radikal masih terjalin, hubungan tersebut sebatas urusan pekerjaan dan ekonomi. Ia menyatakan tidak ingin kembali terlibat dalam aktivitas yang melanggar hukum.
“Saya berterima kasih kepada Satgas Operasi Madago Raya yang telah bersilaturahmi. Saya berharap komunikasi ini terus terjaga demi menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Poso,” ujarnya.
Muhadi juga menyatakan dukungannya terhadap kebijakan pemerintah serta kesiapan membantu pihak kepolisian dalam upaya pencegahan penyebaran paham radikal, intoleran, dan terorisme, khususnya di wilayah Kecamatan Poso Pesisir.
Dengan pernyataan tersebut, Muhadi turut menyatakan dukungan terhadap pelaksanaan Operasi Madago Raya 2025 yang saat ini tengah berlangsung sebagai bagian dari upaya pemulihan dan penguatan keamanan di Kabupaten Poso.






