PALU,BULLETIN.ID — DPRD Provinsi Sulawesi Tengah menghadiri kegiatan Dharma Santi dalam rangka perayaan Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948/2026 M yang digelar Parisadha Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Provinsi Sulawesi Tengah bersama PHDI Kota Palu, Sabtu (11/4/2026).
Kehadiran DPRD Sulteng diwakili Wakil Komisi I, Elisa Bunga Allo, dalam acara yang berlangsung di Gedung Milana Graha Saba, Kota Palu. Kegiatan tersebut juga dihadiri Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Reny A. Lamadjido, serta unsur Forkopimda dan pejabat pemerintah daerah.
Dalam kesempatan itu, Elisa menegaskan pentingnya menjadikan Dharma Santi sebagai ruang memperkuat nilai toleransi dan persatuan di tengah keberagaman masyarakat. Ia mengapresiasi tema yang diusung, “Vasudaiva Kutumbhakam — Satu Bumi, Satu Keluarga”, yang dinilai relevan dalam merawat kebhinekaan.
“Kegiatan ini menjadi momentum mempererat persaudaraan antarumat beragama serta memperkokoh semangat kebhinekaan. DPRD Sulteng mendukung penuh kegiatan keagamaan yang membawa pesan damai dan persatuan,” ujarnya.
Menurut Elisa, nilai-nilai yang terkandung dalam perayaan Nyepi diharapkan dapat terus menjadi inspirasi dalam membangun kehidupan masyarakat yang harmonis dan sejahtera di Sulawesi Tengah.
Sementara itu, Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Reny A. Lamadjido, menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Nyepi kepada umat Hindu. Ia menekankan bahwa Nyepi merupakan momentum spiritual untuk memperkuat keimanan, menjaga keseimbangan hidup, serta keharmonisan dengan alam semesta.
Reny juga mengingatkan bahwa rangkaian perayaan Nyepi, mulai dari malam pengerupukan hingga pelaksanaan Catur Brata Penyepian, mencerminkan nilai luhur Bhinneka Tunggal Ika yang menjunjung tinggi toleransi dan kerukunan.
“Melalui momentum ini, mari kita perkuat kebersamaan, meningkatkan kolaborasi dan menjaga persatuan dalam keberagaman demi mewujudkan Sulawesi Tengah yang aman, damai, dan sejahtera,” katanya.
Ia berharap perayaan Nyepi tahun ini membawa kedamaian, ketenangan batin, serta mempererat persaudaraan di tengah masyarakat.






