Jepang Ciptakan “Kulkas Manusia” untuk Hadapi Suhu Panas Ekstrem

  • Whatsapp
Kulkas Manusia Jepang
Jepang Ciptakan “Kulkas Manusia” untuk Hadapi Suhu Panas Ekstrem. (Foto:Captured)

GUNMA, BULLETIN – Jepang menghadirkan solusi inovatif untuk menghadapi suhu ekstrem musim panas dengan meluncurkan ‘Kulkas Manusia’ atau Do Hiemon Box, sebuah bilik pendingin pribadi. Alat ini dirancang khusus untuk mencegah sengatan panas atau heatstroke yang kerap mengancam, khususnya bagi pekerja lapangan dan masyarakat umum di tengah cuaca panas ekstrem. Peluncuran ‘Kulkas Manusia’ ini menjadi upaya signifikan Jepang dalam melindungi warganya dari dampak buruk gelombang panas.

Alat ini dijuluki ‘Kulkas Manusia’ karena berfungsi seperti pendingin portabel berukuran personal. Do Hiemon Box ditujukan untuk membantu siapa saja yang membutuhkan penurunan suhu tubuh secara cepat dan efektif. Ini merupakan respons proaktif terhadap meningkatnya suhu yang menyebabkan berbagai risiko kesehatan.

Dalam rekaman video pada 27 Juli, Do Hiemon Box tampak seperti bilik telepon atau mesin penjual otomatis yang ringkas. Salah satu unit ‘Kulkas Manusia’ telah ditempatkan di lobi Balai Kota Maebashi, menunjukkan keseriusan pemerintah kota dalam mengadopsi solusi ini.

Pengguna dapat duduk di bangku yang disediakan di dalam bilik, sementara nozel yang dapat disesuaikan akan mengarahkan udara dingin bersuhu sekitar 5 derajat Celsius ke area kepala, leher, dan bahu. Udara dingin ini membantu mendinginkan bagian tubuh yang vital untuk menurunkan suhu inti secara cepat. ‘Kulkas Manusia’ ini sangat efektif untuk pemulihan cepat.

Suhu di dalam bilik ‘Kulkas Manusia’ dipertahankan pada kisaran 15 derajat Celsius untuk kenyamanan optimal. Sistem ini juga dilengkapi dengan fitur mati otomatis setelah 20 menit guna mencegah pengguna mengalami kedinginan berlebihan, memastikan penggunaan yang aman dan efisien.

“Awalnya jumlah pengguna masih sedikit, tapi belakangan ini meningkat jadi lebih dari 30 orang per hari seiring cuaca yang makin panas,” kata Katsutoshi Yagihara, Wakil Kepala Unit Koordinasi Kebijakan di Departemen Kreasi Masa Depan Kota Maebashi, dikutip dari detik.com, Peningkatan pengguna ‘Kulkas Manusia’ menunjukkan bahwa inovasi ini sangat dibutuhkan masyarakat.

Berita Pilihan :  Apple Dikabarkan Ubah Strategi Penjualan iPhone Mulai iPhone 18

Melansir Viory, Do Hiemon Box dibuat menggunakan lembaran logam dan dilengkapi roda kastor, memudahkan ‘Kulkas Manusia’ untuk dipindahkan ke berbagai lokasi. Desain portabel ini memungkinkan penempatan di tempat kerja, ruang publik, atau area lain yang membutuhkan pendinginan cepat dari cuaca panas ekstrem.

Udara dingin pada ‘Kulkas Manusia’ dihasilkan melalui kompresor pendingin yang ditempatkan di bagian bawah bilik. Lapisan insulasi tebal berfungsi menjaga udara dingin tetap berada di dalam ruang pendingin, menjamin efisiensi sistem.

“Udaranya bertiup dari sekitar area leher, dan hembusannya nggak dingin sampai bikin nggak nyaman. Katanya, mendinginkan leher dan anggota tubuh bisa menurunkan suhu tubuh, jadi rasanya benar-benar sejuk dan menyegarkan,” ujar Yuri, salah seorang warga yang telah menggunakan fasilitas ‘Kulkas Manusia’. Pengalaman positif ini semakin menegaskan manfaat dari bilik pendingin ini.

Jepang secara rutin menghadapi musim panas dengan suhu yang dapat melampaui 35 derajat Celsius, bahkan mencapai sekitar 40 derajat Celsius di beberapa wilayah. Badan Meteorologi Jepang (JMA) menggunakan istilah “kokushobi” untuk hari ketika suhu maksimum mencapai 40 derajat Celsius atau lebih, menggambarkan kondisi sebagai “hari yang panasnya kejam.” Kemunculan ‘Kulkas Manusia’ adalah respon vital terhadap ancaman cuaca panas ekstrem ini.

Pos terkait