Tragedi Drag Race Kotamobagu: Mobil Balap Tabrak Penonton, 17 Orang Jadi Korban

  • Whatsapp
Drag Race Kotamobagu
Ilustrasi

KOTAMOBAGU, BULLETIN – Sebuah ajang balap Drag Race Kotamobagu Championship 2026 berubah menjadi tragedi berdarah setelah mobil peserta kehilangan kendali dan menabrak kerumunan penonton. Insiden tragis ini terjadi pada Minggu, 09 Agustus 2026, di mana delapan orang dinyatakan meninggal dunia dan sembilan lainnya mengalami luka-luka serius.

Kecelakaan terjadi di Jalan AP Mokoginta, Kelurahan Upai, Kecamatan Kotamobagu Utara, Kota Kotamobagu, Sulawesi Utara. Mobil peserta yang tengah melaju kencang di lintasan balap tiba-tiba keluar jalur, langsung menerobos area yang dipadati penonton. Peristiwa ini menyisakan duka mendalam bagi keluarga korban dan masyarakat sekitar yang menyaksikan langsung tragedi Drag Race Kotamobagu.

Benturan keras tersebut menyebabkan sejumlah warga yang berada di sisi lintasan menjadi korban. Berdasarkan data terbaru dari pihak kepolisian, total 17 orang menjadi korban dalam insiden Drag Race Kotamobagu ini. Dari jumlah tersebut, delapan orang dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian atau sesaat setelah kejadian, sementara sembilan lainnya mengalami luka-luka berat dan masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

“Total 17 yang jadi korban, 8 sudah meninggal, 9 luka
dirawat,” kata Plt Kasi Humas Polres Kotamobagu AKP Joko Setiyono,
dilansir detikSulsel, Senin (10/8/2026).

Jumlah korban meninggal dunia bertambah setelah salah seorang korban yang sebelumnya mengalami luka parah meninggal dunia saat menjalani perawatan di rumah sakit pada Senin, 10 Agustus 2026. Peristiwa Drag Race Kotamobagu ini sontak menarik perhatian dan menjadi sorotan publik atas aspek keamanan dalam penyelenggaraan balap motor dan mobil.

Insiden nahas ini kini menjadi fokus utama aparat kepolisian. Penyidik masih terus melakukan pendalaman untuk mengungkap secara rinci rangkaian kejadian yang menyebabkan mobil peserta balap Drag Race Kotamobagu kehilangan kendali hingga menghantam penonton. Penyelidikan menyeluruh dilakukan untuk menemukan penyebab pasti kecelakaan ini.

Berita Pilihan :  Gubernur Anwar Hafid: Ilmu Panglima Kehidupan, Semangat Haul Habib Saggaf

Iptu Ahmad Waafi, Kasat Reskrim Polres Kotamobagu, mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab kecelakaan tragis tersebut. Sejumlah pihak telah dimintai keterangan dalam proses tersebut, termasuk panitia penyelenggara ajang Drag Race Kotamobagu. Pemeriksaan ini diharapkan dapat memberikan titik terang terhadap peristiwa yang menelan banyak korban jiwa.

Pemeriksaan mendalam diperlukan untuk mengetahui secara menyeluruh faktor-faktor yang menyebabkan kecelakaan Drag Race Kotamobagu, termasuk kondisi lintasan balap yang digunakan dan sistem pengamanan di sekitar area penonton. Aspek keamanan menjadi krusial dalam setiap ajang balapan untuk mencegah terulangnya kejadian serupa di masa mendatang.

Di tengah proses penyelidikan yang sedang berlangsung, panitia penyelenggara menyatakan siap bertanggung jawab penuh atas insiden yang menimbulkan korban jiwa dan luka-luka. Pernyataan ini disampaikan sebagai bentuk empati dan komitmen mereka untuk menyelesaikan permasalahan yang timbul akibat kecelakaan Drag Race Kotamobagu.

Kecelakaan ini juga memicu perhatian serius terhadap aspek keselamatan dalam penyelenggaraan balap, terutama terkait penempatan penonton di sekitar lintasan. Namun, mengenai ada atau tidaknya pelanggaran prosedur keselamatan maupun pihak yang bertanggung jawab secara hukum, pihak kepolisian masih terus melakukan pendalaman kasus Drag Race Kotamobagu ini. Hingga Senin, 10 Agustus 2026, proses penyelidikan masih berlangsung sementara sembilan korban luka masih mendapatkan perawatan medis.

Pos terkait