PALU, BULLETIN – Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, M.Si., secara resmi mengukuhkan 69 putra-putri terbaik daerah sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2026. Acara pengukuhan Paskibraka Sulteng tersebut berlangsung di Ballroom Hotel Santika pada Sabtu, 15 Agustus 2026.
Dalam sambutannya, Gubernur Anwar Hafid menekankan bahwa pengukuhan ini lebih dari sekadar seremoni; ini adalah peneguhan amanah dan kehormatan yang harus dibuktikan pada puncak peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 2026. Pengukuhan Paskibraka Sulteng ini menjadi langkah awal bagi mereka mengemban tugas mulia.
“Sesungguhnya puncak pengabdian anak-anakku sekalian akan terjadi pada tanggal 17 Agustus 2026. Hampir tiga juta rakyat Sulawesi Tengah akan melihat dan menyaksikan saudara-saudari sekalian,” kata Gubernur Anwar Hafid.
Gubernur juga meminta seluruh anggota Paskibraka Sulteng untuk menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, disiplin, dan rasa bangga sebagai putra-putri terpilih yang membawa nama baik daerah. Proses seleksi dan latihan yang ketat telah membentuk karakter para anggota Paskibraka Sulteng ini.
“Jangan jadikan Paskibraka hanya sebagai kebanggaan hari ini. Jadikan nilai disiplin, integritas, keberanian, persatuan, dan cinta tanah air sebagai karakter dalam kehidupan kalian,” pesan Gubernur. Pengalaman menjadi Paskibraka Sulteng diharapkan terus menginspirasi mereka.
Secara khusus, Gubernur Anwar Hafid menekankan pentingnya integritas sebagai modal utama meraih keberhasilan di masa depan. Ia mengibaratkan integritas sebagai benih yang telah tumbuh dalam diri para anggota Paskibraka Sulteng melalui proses pendidikan, latihan, dan pengalaman yang mereka jalani.
“Jaga baik-baik integritas itu, karena keberhasilan kalian di masa depan ditentukan sejauh mana integritas itu ada dalam diri kita,” tegas Gubernur Sulawesi Tengah.
Saat mengibarkan Sang Merah Putih, Gubernur meminta para Paskibraka Sulteng untuk menghayati makna perjuangan para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raga. Ia berharap nilai-nilai keberanian dan ketulusan dari warna bendera dapat menjadi pedoman mereka.
Gubernur juga berpesan agar anggota Paskibraka Sulteng menjadi teladan di lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat. Ia berharap mereka terus belajar, berkarya, menjaga persatuan, serta menjadi generasi yang mampu berkontribusi dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.
“Dua hari lagi, gelar ini akan anak-anakku sekalian buktikan kepada bangsa dan negara bahwa saya memiliki kekuatan, saya memiliki semangat, dan saya memiliki integritas untuk membela bangsa dan negara yang kita cintai ini,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Gubernur menyampaikan apresiasi kepada orang tua, pembina, pelatih, dan semua pihak yang telah mendukung pembentukan karakter Paskibraka Sulteng. Pengukuhan Paskibraka Sulteng ini turut dihadiri Ketua TP-PKK Sulawesi Tengah, unsur Forkopimda, kepala OPD Pemprov Sulteng, serta para orang tua anggota Paskibraka.






