Danantara Indonesia Himpun Donasi Gempa NTT, Tembus Rp2,16 Miliar dari Kesenian Rakyat

  • Whatsapp
Donasi Gempa NTT
ILUSTRASI

JAKARTA, BULLETIN – Solidaritas masyarakat untuk membantu korban bencana alam di Nusa Tenggara Timur (NTT) terus mengalir, terbukti dengan terkumpulnya Donasi Gempa NTT lebih dari Rp2,16 miliar. Angka fantastis tersebut berhasil dihimpun oleh Danantara Indonesia bersama keluarga besar Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan pemerintah melalui gelaran Kesenian Rakyat dalam Kebersamaan Kemerdekaan.

Donasi Gempa NTT ini terkumpul berkat partisipasi publik yang menyalurkan bantuannya melalui pemindaian QR Code di tiga titik panggung pertunjukan. Penggalangan dana dilakukan bersamaan dengan rangkaian kegiatan peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia, menunjukkan semangat gotong royong yang tinggi.

Managing Director Stakeholder Management Danantara Indonesia, Rohan Hafas, menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi ruang bagi masyarakat untuk menerjemahkan semangat kemerdekaan dan gotong royong. Hal ini diwujudkan dalam aksi nyata untuk warga NTT yang terdampak bencana.

“Momentum Kemerdekaan tahun ini sekaligus menjadi pengingat tentang kekuatan gotong royong. Partisipasi masyarakat dalam Kesenian Rakyat dalam Kebersamaan Kemerdekaan dapat diterjemahkan menjadi dukungan nyata bagi saudara-saudara kita yang terdampak bencana di NTT,” kata Rohan Hafas, dikutip Rabu (19/8/2026).

Donasi Dihimpun Lewat Tiga Titik Pertunjukan

Penggalangan Donasi Gempa NTT dilakukan dengan memanfaatkan tiga titik panggung pertunjukan. Masyarakat yang hadir dapat menyalurkan bantuan secara digital melalui pemindaian QR Code yang tersedia.

Skema tersebut memungkinkan pengunjung berpartisipasi secara langsung tanpa harus meninggalkan rangkaian kegiatan. Dana yang terkumpul kemudian menjadi bagian dari dukungan untuk masyarakat yang sedang menghadapi dampak bencana di sejumlah wilayah NTT, memperlihatkan betapa pentingnya Donasi Gempa NTT ini.

Nilai donasi yang mencapai lebih dari Rp2,16 miliar menunjukkan besarnya partisipasi publik dalam membantu korban bencana. Bagi masyarakat terdampak, dukungan tersebut tidak hanya berkaitan dengan bantuan material, tetapi juga menjadi bentuk solidaritas di tengah proses pemulihan pascabencana. Ini adalah wujud nyata dari kepedulian melalui Donasi Gempa NTT.

Danantara Koordinasikan Bantuan BUMN

Di luar penggalangan Donasi Gempa NTT dari masyarakat, Danantara Indonesia juga memimpin koordinasi lintas BUMN. Koordinasi ini memastikan kebutuhan dasar warga terdampak tetap mendapat dukungan selama masa tanggap darurat.

Berita Pilihan :  Prabowo Puji Kerja Keras TNI-Polri: Rakyat Rasakan Kehadiran Negara

Masa tanggap darurat tersebut dijadwalkan berlangsung hingga 28 Agustus 2026. Dalam periode tersebut, dukungan diarahkan tidak hanya pada penyaluran bantuan, tetapi juga percepatan pemulihan fasilitas publik dan utilitas vital yang terdampak bencana.

Langkah tersebut menjadi penting karena kerusakan infrastruktur dapat menghambat aktivitas masyarakat serta proses distribusi bantuan ke wilayah terdampak. Koordinasi lintas BUMN diharapkan dapat mempercepat pemulihan layanan dasar sehingga masyarakat dapat kembali menjalankan aktivitas secara bertahap.

Mulai Inventarisasi Rumah Rusak Berat

Penanganan bencana juga mulai diarahkan pada tahap pemulihan jangka menengah. Danantara bersama BUMN dan pemerintah daerah mulai melakukan inventarisasi kerusakan fisik, terutama terhadap rumah warga yang mengalami kerusakan berat. Pendataan ini vital setelah terkumpulnya Donasi Gempa NTT.

Pendataan tersebut menjadi bagian penting dalam menentukan kebutuhan pemulihan setelah masa tanggap darurat berakhir. Inventarisasi kondisi hunian diperlukan untuk memastikan bantuan dan program pemulihan dapat diberikan berdasarkan tingkat kerusakan dan kebutuhan masyarakat di lapangan.

Dengan demikian, penanganan bencana tidak berhenti pada distribusi bantuan darurat. Prosesnya diarahkan berlanjut menuju pemulihan fasilitas umum, utilitas vital, hingga tempat tinggal masyarakat yang terdampak.

Gotong Royong Jadi Kekuatan Pemulihan

Penggalangan Donasi Gempa NTT melalui kegiatan kesenian menunjukkan bahwa dukungan terhadap korban bencana dapat dilakukan melalui berbagai ruang. Kegiatan kebudayaan dan hiburan tidak hanya menjadi bagian dari perayaan kemerdekaan, tetapi juga menjadi sarana membangun solidaritas sosial.

Danantara bersama BUMN dan pemerintah berupaya menghubungkan dukungan masyarakat tersebut dengan kebutuhan nyata di wilayah terdampak. Dengan dana masyarakat yang telah terkumpul lebih dari Rp2,16 miliar serta dukungan lintas BUMN, penanganan bencana di NTT diharapkan dapat berlangsung secara berkelanjutan, mulai dari pemenuhan kebutuhan dasar selama masa darurat hingga pemulihan infrastruktur dan hunian warga. Semangat gotong royong yang menjadi bagian dari peringatan kemerdekaan pun diharapkan tidak berhenti pada momentum perayaan, tetapi terus berlanjut hingga masyarakat NTT dapat kembali pulih dan menjalani kehidupan secara normal.

Pos terkait