JAKARTA, BULLETIN – Nama Carlos Baleba kembali menjadi perbincangan hangat di bursa transfer Premier League. Gelandang muda asal Kamerun ini dikaitkan dengan raksasa Inggris, Manchester United, yang sedang berusaha memperkuat lini tengah mereka untuk musim depan.
Jika transfer Carlos Baleba ke Old Trafford terwujud, mantan klubnya, Lille, berpotensi mendapatkan rezeki nomplok berupa jutaan euro. Hal ini berkat klausul persentase penjualan kembali yang disepakati saat Carlos Baleba meninggalkan Lille pada tahun 2023.
Menurut laporan The Times pada Rabu (19/8/2026), Manchester United telah mengajukan penawaran fantastis senilai £65 juta, atau sekitar €75 juta, untuk memboyong Carlos Baleba dari Brighton & Hove Albion. Proposal ini disebut-sebut terdiri dari £60 juta sebagai pembayaran awal dan £5 juta dalam bentuk bonus, menunjukkan keseriusan Manchester United dalam merekrut Carlos Baleba.
Brighton sendiri dikabarkan tidak menutup kemungkinan untuk melepas pemain berusia 22 tahun itu, membuka jalan bagi terwujudnya transfer Carlos Baleba ke Manchester United. Negosiasi antara kedua klub masih terus berlangsung.
Carlos Baleba merupakan produk akademi yang berkembang pesat setelah meninggalkan Lille pada tahun 2023. Saat itu, Brighton merekrutnya dengan nilai transfer €27 juta, ditambah bonus hingga €3 juta, sebuah investasi yang kini berpotensi membuahkan hasil besar. Kepindahan Carlos Baleba ke Brighton adalah langkah awal yang krusial.
Kesepakatan transfer Carlos Baleba dari Lille ke Brighton juga mencakup klausul persentase keuntungan dari penjualan Baleba di masa depan. L’Équipe melaporkan bahwa Lille memperoleh persentase lebih dari 15 persen dari keuntungan penjualan kembali sang pemain.
Sementara itu, laporan lain menyebut klausul tersebut berada di angka 15 persen dari keuntungan penjualan bersih. Artinya, Lille masih memiliki kepentingan finansial jika Brighton menjual Carlos Baleba dengan harga yang jauh lebih tinggi daripada nilai saat mereka membelinya.
Jika transfer Carlos Baleba ke Manchester United terealisasi dengan nilai sekitar €70 juta, perhitungannya tidak sesederhana mengambil 15 persen dari total harga transfer. Klausul yang dimiliki Lille berkaitan dengan capital gain atau keuntungan penjualan Brighton & Hove Albion, bukan keseluruhan nilai transaksi.
Dengan harga awal pembelian sekitar €27 juta, transfer senilai €70 juta akan menghasilkan keuntungan sekitar €43 juta bagi Brighton, sebelum memperhitungkan komponen lain dalam kesepakatan. Jika Lille mendapatkan 15 persen dari keuntungan tersebut, klub Prancis itu berpotensi menerima sekitar €6,45 juta dari transfer Carlos Baleba.
Apabila nilai transfer mencapai sekitar €75 juta, keuntungan Brighton menjadi kurang lebih €48 juta. Dengan persentase 15 persen, bagian Lille berada di kisaran €7,2 juta. Angka tersebut masih berupa estimasi karena struktur final transfer, bonus, serta detail klausul penjualan kembali dapat memengaruhi jumlah yang benar-benar diterima Lille dari penjualan Carlos Baleba.
Keuntungan Lille tersebut menjadi konsekuensi dari keputusan klub mempertahankan klausul penjualan kembali ketika melepas Carlos Baleba ke Brighton. Saat bergabung dengan Brighton pada usia 19 tahun, Carlos Baleba baru mencatat 19 penampilan Ligue 1 bersama Lille pada musim 2022/23.
Namun, potensi besar sang gelandang membuat Brighton berani menginvestasikan €27 juta untuk membawanya ke Premier League. Di Inggris, Carlos Baleba kemudian berkembang menjadi salah satu gelandang muda yang menarik perhatian klub-klub besar, membuktikan investasi awal yang tepat.
Kini, Manchester United menjadi klub yang paling serius dikaitkan dengan Carlos Baleba. Jika kesepakatan terwujud, Brighton akan mendapatkan keuntungan besar dari investasi mereka tiga tahun lalu, sementara Lille juga berpeluang memperoleh pemasukan tambahan tanpa lagi memiliki sang pemain. Ini adalah skenario win-win bagi kedua klub yang terlibat dalam transfer Carlos Baleba.
Bagi Lille, situasi tersebut menunjukkan pentingnya klausul sell-on dalam transaksi pemain muda. Carlos Baleba bukan hanya menghasilkan pemasukan ketika meninggalkan klub pada 2023, tetapi juga berpotensi kembali memberikan keuntungan finansial apabila langkah berikutnya dalam kariernya berujung pada transfer bernilai besar.






