4,23 Hektare Lahan Terbakar di Tolitoli, BPBD Butuh Peralatan Mobile

  • Whatsapp
lahan terbakar Tolitoli
Skuad Timnas Indonesia U-20 . (ANTARA FOTO/Yudi Manar

TOLITOLI, BULLETIN – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menghanguskan sekitar 4,23 hektare lahan di Desa Silondou, Kecamatan Basidondo, Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah, pada Senin (31/8/2026). Api berhasil dipadamkan setelah tim gabungan berjibaku, namun proses pendinginan masih terus dilakukan untuk memastikan tidak ada titik api baru. Insiden lahan terbakar Tolitoli ini memicu kebutuhan mendesak akan penguatan peralatan penanganan karhutla.

Peristiwa lahan terbakar Tolitoli tersebut dilaporkan terjadi sekitar pukul 09.00 WITA. Meskipun luasan area yang terbakar cukup signifikan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulawesi Tengah memastikan tidak ada korban jiwa maupun warga yang harus mengungsi. Penyebab pasti kebakaran di area lahan terbakar Tolitoli ini masih dalam tahap penyelidikan.

Penanganan lahan terbakar Tolitoli melibatkan tim gabungan yang solid. Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Tolitoli dan Provinsi Sulawesi Tengah, TNI, Basarnas, aparat pemerintah desa, serta masyarakat setempat bersinergi melakukan pemadaman.

Meskipun api telah padam, tim di lapangan masih melakukan pemantauan dan pendinginan. Hal ini krusial untuk mencegah bara api kembali menyala dan memicu kebakaran susulan, mengingat area lahan terbakar Tolitoli yang cukup luas dan karakteristik lokasi.

Kondisi ini menyoroti kebutuhan penting akan peralatan pemadaman yang lebih memadai. BPBD Sulawesi Tengah mencatat adanya kebutuhan mendesak berupa peralatan mobile pemadaman karhutla untuk memperkuat respons cepat. Ketersediaan peralatan ini sangat penting di wilayah dengan akses yang menantang dan potensi karhutla yang tinggi.

BPBD Sulawesi Tengah melalui TRC dan Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) terus berkoordinasi erat dengan BPBD Kabupaten Tolitoli. Koordinasi ini dilakukan untuk memastikan penanganan pascakebakaran berjalan optimal, termasuk dalam proses pemantauan dan antisipasi dini.

Berita Pilihan :  Gerak Cepat TNI Bantu Korban Banjir Kecamatan Kasimbar Parigi Moutong

Hingga Senin sore, situasi di lokasi dilaporkan telah kondusif. Api telah padam sepenuhnya dan tim gabungan terus berada di lapangan untuk melakukan pemantauan serta proses pendinginan sisa-sisa bara. Laporan kejadian ini bersumber dari TRC dan Pusdalops BPBD Provinsi Sulawesi Tengah serta TRC dan Pusdalops BPBD Kabupaten Tolitoli.

Pos terkait