MADRID, BULLETIN – Real Madrid harus menelan kekalahan dalam laga Derby Madrid kontra Atletico Madrid di Stadion Metropolitano, yang diwarnai kontroversi keputusan wasit serta kartu merah untuk Dean Huijsen, bek Real Madrid. Kekalahan ini membuat skuad Los Blancos pulang tanpa poin, sembari menyoroti beberapa momen krusial yang dianggap merugikan.
Sorotan utama Real Madrid tertuju pada dua insiden di babak pertama dan pemberian kartu merah kepada Huijsen di awal babak kedua. Insiden pertama melibatkan pelanggaran Cristian Romero terhadap Jude Bellingham pada menit ke-35. Real Madrid menilai pelanggaran tersebut seharusnya diganjar kartu merah, bukan hanya kartu kuning setelah peninjauan VAR.
Sembilan menit berselang, kontroversi lain muncul saat Kang-In Lee melakukan tekel keras terhadap Federico Valverde. Meski wasit Ortiz Arias berada dekat dengan kejadian, tidak ada kartu yang diberikan kepada pemain Atletico tersebut, dan VAR juga tidak melakukan intervensi. Momen-momen ini menjadi bagian dari narasi Real Madrid mengenai jalannya Derby Madrid yang tidak sesuai harapan.
Titik balik pertandingan Derby Madrid terjadi pada menit ke-50, ketika wasit memberikan penalti kepada Atletico setelah Dean Huijsen dianggap melanggar Giuliano Simeone. Setelah meninjau VAR, Ortiz Arias mengubah keputusannya dari kartu kuning menjadi kartu merah untuk Huijsen, yang membuat Real Madrid harus bermain dengan 10 pemain.
Bermain dengan kekurangan satu pemain membuat Real Madrid kesulitan membendung serangan Atletico. Alejandro Grimaldo berhasil mengeksekusi penalti, membawa Atletico unggul 1-0. Sembilan menit kemudian, Jonathan David menggandakan keunggulan Atletico, memperlebar jarak dalam Derby Madrid tersebut.
Real Madrid sempat memiliki peluang untuk memperkecil ketertinggalan melalui Diomande pada menit ke-76, namun kiper Atletico, Jan Oblak, berhasil menggagalkan kesempatan tersebut. Gol balasan Real Madrid baru tercipta pada menit ke-89 lewat sundulan Antonio Rudiger, memanfaatkan tendangan bebas Bernardo Silva, yang memberikan sedikit harapan di sisa waktu Derby Madrid.
Meskipun upaya maksimal dilakukan di menit-menit akhir, Real Madrid gagal menyamakan kedudukan dan harus mengakui keunggulan Atletico Madrid. Kekalahan ini, ditambah dengan perdebatan mengenai keputusan wasit dan kartu merah Huijsen, meninggalkan jejak kekecewaan bagi kubu Real Madrid setelah pertandingan Derby Madrid yang memanas tersebut.






