MOROWALI, BULLETIN – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 TA 2026 Kodim 1311/Morowali secara resmi ditutup oleh Pangdam XXIII/Palaka Wira Mayjen TNI J. Binsar P. Sianipar di Lapangan Desa Umbele, Kecamatan Bungku Selatan, Kabupaten Morowali, Jumat (14/08/2026). Penutupan ini menandai berakhirnya kegiatan yang telah berlangsung sejak 15 Juli hingga 13 Agustus 2026, memperlihatkan hasil nyata TMMD ke-129 Morowali dalam sinergi pembangunan.
Kegiatan TMMD ke-129 Morowali ini merupakan wujud nyata kerja sama antara TNI, pemerintah daerah, instansi terkait, dan masyarakat. Tujuannya adalah untuk mempercepat pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan warga di wilayah Morowali. Berbagai sasaran fisik dan nonfisik telah berhasil dicapai selama pelaksanaan TMMD ke-129 Morowali.
Pangdam J. Binsar P. Sianipar dalam amanatnya menegaskan bahwa TMMD adalah bentuk pengabdian TNI kepada masyarakat. Ia juga menyampaikan bahwa program ini memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Sasaran fisik yang terwujud antara lain pembangunan dan peningkatan akses jalan, rabat beton, fasilitas MCK, serta rehabilitasi masjid dan sarana pendidikan. Lima titik sarana air bersih juga berhasil dibangun dalam TMMD ke-129 Morowali.
Selain pembangunan fisik, TMMD ke-129 Morowali juga diisi dengan beragam kegiatan nonfisik. Kegiatan tersebut meliputi penyuluhan, sosialisasi, pembekalan, dan pelayanan masyarakat. Semua program ini disinergikan dengan program unggulan TNI AD, seperti Ketahanan Pangan, TNI Manunggal Air, rehabilitasi rumah tidak layak huni, percepatan penurunan stunting, dan Bersatu dengan Alam.
“Keberhasilan TMMD tidak hanya dilihat dari sasaran pembangunan yang telah diselesaikan, tetapi juga dari manfaat yang dirasakan masyarakat serta semakin kuatnya Kemanunggalan TNI dengan rakyat,” kata Pangdam XXIII/Palaka Wira.
Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, M.Si., mengapresiasi seluruh prajurit TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat yang telah bergotong royong menyukseskan pelaksanaan TMMD. Gubernur juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat seluruh hasil pembangunan. Hal ini penting agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Rangkaian penutupan TMMD ke-129 Morowali ditandai dengan penandatanganan dan penyerahan naskah pekerjaan TMMD kepada Bupati Morowali. Selanjutnya, dilakukan penanggalan tanda peserta Satgas TMMD, penyerahan tali asih dan bantuan kepada nelayan terdampak musim pancaroba, serta pengguntingan pita sebagai tanda peresmian Tugu TMMD Ke-129 TA 2026. Pangdam juga menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada seluruh personel Satgas TMMD atas dedikasi dan pengabdian mereka.
“Dengan memanjatkan puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Kuasa, TNI Manunggal Membangun Desa Ke-129 TA 2026 secara resmi saya nyatakan ditutup,” tegas Pangdam J. Binsar P. Sianipar.






