Kemenkes Beri Vaksin HPV Gratis untuk Anak Laki-Laki Kelas 5 SD

  • Whatsapp
Vaksin HPV Gratis Anak Laki-Laki
Kemenkes Beri Vaksin HPV Gratis untuk Anak Laki-Laki Kelas 5 SD. (Foto: Ilustrasi / Antara / Makna zaezar)

JAKARTA, BULLETIN – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia kini memperluas program imunisasi HPV dengan menyediakan Vaksin HPV Gratis Anak Laki-Laki kelas 5 Sekolah Dasar, atau setara usia 11 tahun.

Pelaksanaan program Vaksin HPV Gratis Anak Laki-Laki ini dijadwalkan akan dimulai secara bertahap pada Agustus 2026, berintegrasi dengan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS).

Sebagai permulaan, introduksi Vaksin HPV Gratis Anak Laki-Laki akan dilakukan di tiga provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), DKI Jakarta, dan Bali. Pemerintah berencana untuk memperluas program ini ke seluruh wilayah Indonesia di masa mendatang.

Direktur Imunisasi Kemenkes RI, dr. Indri Yogyaswari, MARS, menjelaskan bahwa ketiga provinsi tersebut dipilih sebagai lokasi awal untuk introduksi vaksin HPV bagi anak laki-laki. Langkah ini merupakan bagian dari upaya penguatan program imunisasi nasional dan memperluas perlindungan anak dari infeksi HPV sejak usia sekolah.

“Jadi memang di tahun ini kami rencanakan untuk BIAS
Agustus, kita akan memulai introduksi pemberian vaksin HPV pada anak laki-laki
di tiga provinsi. Jadi betul di Yogyakarta, kemudian di Jakarta dan Bali,” kata
Indri dalam media briefing, dikutip dari kumparan, Selasa (4/8).

Selama ini, vaksinasi HPV dalam program nasional lebih banyak menyasar anak perempuan melalui BIAS. Kemenkes mencatat bahwa vaksin HPV diberikan secara gratis dan terintegrasi dalam BIAS setiap bulan Agustus. Sejak 2025, imunisasi HPV untuk anak di bawah usia 20 tahun hanya memerlukan satu dosis.

Perluasan program ke anak laki-laki menjadi sangat krusial karena infeksi HPV tidak hanya terkait dengan kanker leher rahim pada perempuan. Penyakit dan kanker lain yang disebabkan HPV juga dapat menyerang baik laki-laki maupun perempuan.

Berita Pilihan :  Mahasiswa Somalia Tiba di Palu, Abdullah Osman Siap Kuliah di UIN Datokarama

Dengan pemberian Vaksin HPV Gratis Anak Laki-Laki sejak usia sekolah, pemerintah berupaya membangun kekebalan sebelum seseorang berisiko terpapar HPV. Kemenkes menyatakan bahwa vaksin HPV sangat efektif mencegah infeksi HPV berisiko tinggi jika diberikan pada usia yang tepat.

Pelaksanaan vaksinasi melalui BIAS memungkinkan jangkauan yang lebih luas karena imunisasi diberikan di lingkungan sekolah. Anak usia sekolah yang tidak bersekolah tetap dapat memperoleh layanan imunisasi melalui puskesmas, posyandu, atau fasilitas pelayanan kesehatan lainnya.

Kebijakan ini juga memperkuat agenda pemerintah dalam pencegahan kanker yang disebabkan oleh infeksi HPV. Sebelumnya, program imunisasi HPV nasional sudah diperluas ke seluruh kabupaten/kota di Indonesia sejak 2023, dengan sasaran utama anak perempuan.

Kini, dengan masuknya anak laki-laki sebagai sasaran di tiga provinsi, pemerintah memulai babak baru dalam strategi perlindungan terhadap HPV. Jika tahap awal berjalan sukses, cakupan Vaksin HPV Gratis Anak Laki-Laki diharapkan dapat diperluas secara bertahap ke seluruh Indonesia, seperti yang tercantum pada situs resmi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Pos terkait