MOJOKERTO, BULLETIN – Sebuah insiden ledakan terjadi di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Puri Medali Mojokerto, Jawa Timur, pada Kamis, 13 Agustus 2026. Ledakan SPPG Mojokerto ini menyebabkan tiga teknisi mengalami luka bakar serius dan meruntuhkan bagian atap bangunan, serta melukai dua relawan. Penyebab pasti ledakan masih dalam penyelidikan.
Ledakan SPPG Mojokerto tersebut memicu kebakaran dan kerusakan signifikan pada struktur bangunan. Tiga teknisi pengisian gas dilaporkan menderita luka bakar yang bervariasi tingkat keparahannya, sementara dua relawan SPPG mengalami luka di kepala akibat tertimpa plafon.
“Yang terluka bakar tiga orang, teknisi pengisian gas. Kondisi tiga orang luka bakar 30 persen. Yang paling parah Pak Edi, yang punya gas sekaligus teknisi, sekitar 90 persen luka bakarnya,” kata satpam SPPG Mojokerto Puri Medali, Kamis, 13 Agustus 2026.
Para korban luka bakar akibat ledakan SPPG Mojokerto segera dilarikan ke rumah sakit berbeda untuk mendapatkan penanganan medis intensif. Sementara itu, dua relawan yang tertimpa plafon juga mendapatkan perawatan akibat luka di bagian kepala.
Petugas langsung melakukan pemadaman api dan evakuasi korban menyusul insiden ledakan SPPG Mojokerto ini. Peristiwa ini menjadi perhatian serius mengingat SPPG merupakan fasilitas vital untuk program pemenuhan gizi masyarakat.
Dugaan awal mengarah pada masalah instalasi atau pengisian gas sebagai penyebab ledakan SPPG Mojokerto. Namun, pihak berwenang masih terus melakukan investigasi mendalam untuk memastikan penyebab pasti kejadian ini. Insiden ini menyoroti pentingnya pemeriksaan rutin terhadap instalasi gas dan penerapan standar keselamatan kerja yang ketat.






