Indonesia Siap Gelar FIFA ASEAN Cup 2026, Bandung dan Jakarta Jadi Tuan Rumah

  • Whatsapp
FIFA ASEAN Cup 2026

JAKARTA, BULLETIN – Indonesia akan menjadi tuan rumah penyelenggaraan perdana FIFA ASEAN Cup 2026 Premier Division. Turnamen sepak bola antarnegara Asia Tenggara ini dijadwalkan berlangsung pada September hingga Oktober 2026, dengan Provinsi Jawa Barat dan DKI Jakarta sebagai wilayah penyelenggara utama. Kesiapan ini menjadi langkah besar bagi sepak bola Indonesia di kancah regional.

Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyampaikan bahwa koordinasi antara pemerintah dan PSSI terus dimatangkan dengan FIFA. Hal ini dilakukan untuk memastikan seluruh kebutuhan penyelenggaraan FIFA ASEAN Cup 2026 terpenuhi dengan baik. Kesiapan Indonesia sebagai tuan rumah Premier Division menunjukkan kepercayaan FIFA terhadap kemampuan organisasi sepak bola nasional.

“FIFA ASEAN saya rasa event terbesar yang akan ada di Asia Tenggara di bawah payung FIFA,” kata Erick kepada wartawan pada 28 Juli 2026.

Di Jawa Barat, Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, telah disiapkan sebagai salah satu venue pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026. Selain itu, beberapa fasilitas latihan seperti Stadion ITB, Arcamanik, dan Sidolig juga masuk dalam persiapan. Stadion Unpad serta Lapangan IPDN Jatinangor disiapkan sebagai alternatif. Kesiapan infrastruktur ini menjadi salah satu kunci sukses penyelenggaraan.

Sekretaris Daerah Jawa Barat Herman Suryatman menegaskan bahwa pemerintah daerah siap mendukung penuh turnamen ini. Jawa Barat memiliki pengalaman dalam menjadi salah satu lokasi penyelenggaraan Piala Dunia U-17 FIFA 2023, yang menjadi modal penting untuk FIFA ASEAN Cup 2026.

“Kami, Insya Allah, totalitas untuk FIFA ASEAN Cup 2026,” ujar Herman.

Herman menambahkan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan bersinergi dengan pemerintah kabupaten dan kota, khususnya Kabupaten Bandung dan Kota Bandung. Sinergi ini penting untuk memastikan seluruh kebutuhan penyelenggaraan FIFA ASEAN Cup 2026 terpenuhi, mulai dari akomodasi hingga transportasi.

Sementara itu, Jakarta juga tidak kalah siap, dengan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) sebagai venue utama. Sejumlah lapangan turut dipersiapkan sebagai fasilitas latihan, termasuk Lapangan Banteng, Lapangan Soemantri Brodjonegoro, serta Lapangan Latih Jakarta International Stadium (JIS). Persiapan di Jakarta ini menunjukkan keseriusan dalam menjadi tuan rumah FIFA ASEAN Cup 2026.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga DKI Jakarta Andri Yansyah menyatakan bahwa Jakarta siap mendukung kebutuhan penyelenggaraan. Dukungan meliputi penyediaan venue, mobilisasi, dan pelayanan bagi tim peserta. Kesiapan ini merupakan bukti komitmen Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Berita Pilihan :  Gubernur Anwar Hafid Dorong FR Cup Lahirkan Atlet Muda Berprestasi Sulteng

Dukungan tersebut juga mencakup promosi turnamen serta pengaturan mobilitas pemain dan ofisial selama berada di Jakarta. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sebelumnya telah menegaskan kesiapannya bekerja sama dengan PSSI untuk menyesuaikan fasilitas olahraga dengan standar penyelenggaraan internasional. Ini menunjukkan keseriusan dalam menyukseskan FIFA ASEAN Cup 2026.

Menteri Pemuda dan Olahraga sekaligus Ketua Umum PSSI Erick Thohir menilai dukungan pemerintah daerah menjadi faktor penting. Hal ini karena FIFA ASEAN Cup 2026 merupakan turnamen resmi FIFA, yang membutuhkan kolaborasi semua pihak.

“Sepak bola ini bagian juga dari upaya kita mendorong masyarakat untuk bersatu dan menunjukkan karakter kebangsaan kita. Selain itu, FIFA ASEAN ini event resmi FIFA, bukan PSSI,” kata Erick dalam pertemuan dengan Pemprov DKI Jakarta.

Pada fase Premier Division, delapan negara dibagi ke dalam dua grup. Indonesia tergabung di Grup A bersama Malaysia, India, dan Singapura. Sementara Grup B dihuni Thailand, Vietnam, Pakistan, dan Filipina. Format kompetisi ini memastikan setiap pertandingan memiliki tensi tinggi. Babak semifinal ditiadakan, juara Grup A dan Grup B akan langsung bertemu di partai final untuk memperebutkan gelar juara edisi perdana FIFA ASEAN Cup 2026.

Selain Premier Division di Indonesia, FIFA ASEAN Cup 2026 juga memiliki Challenge Division yang digelar di Hong Kong. Grup A Challenge Division terdiri atas Hong Kong, Myanmar, dan Brunei Darussalam, sedangkan Grup B dihuni Kamboja, Laos, dan Timor Leste. Ini menunjukkan jangkauan turnamen yang luas di Asia Tenggara.

Bagi Timnas Indonesia, turnamen ini menjadi kesempatan emas untuk membuktikan kekuatan di level Asia Tenggara. Pelatih John Herdman bahkan sejak Juni telah menegaskan target tinggi bagi skuad Garuda. Target ini akan memotivasi para pemain untuk berjuang maksimal di FIFA ASEAN Cup 2026.

“FIFA ASEAN adalah turnamen yang harus kami menangkan untuk membuktikan bahwa kami adalah yang terbaik di Asia Tenggara,” kata Herdman.

Dengan dukungan pemerintah pusat, kesiapan Jakarta dan Jawa Barat, serta format kompetisi yang langsung mengantar juara grup ke final, setiap pertandingan Indonesia di fase grup dipastikan memiliki nilai strategis tinggi. Ini akan membuat FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi tontonan yang menarik dan kompetitif.

Pos terkait