MAKASAR,BULLETIN.ID — Sekretaris DPRD Provinsi Sulawesi Tengah menegaskan pentingnya dukungan teknokratis dan penguatan kelembagaan sekretariat dalam menyukseskan Forum Koordinasi DPRD Provinsi Penghasil Nikel se-Indonesia yang digelar di Makassar, Senin (2/3/2026).
Forum tersebut dipimpin Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Mohammad Arus Abdul Karim, dan dihadiri pimpinan DPRD dari sejumlah daerah penghasil nikel, di antaranya Ketua DPRD Sulawesi Selatan Andi Rachmatika Dewi Yustitia Ikbal, Ketua DPRD Sulawesi Tenggara Laode Tariala, Ketua DPRD Maluku Utara M. Iqbal Ruray, serta Ketua DPRD Papua Barat Daya Ortis F. Sagrim.
Dalam tanggapannya, Sekretaris DPRD Sulteng M. Sadly Lesnusa menyampaikan bahwa keberhasilan forum tidak hanya ditentukan oleh komitmen politik pimpinan DPRD, tetapi juga oleh kesiapan sekretariat dalam menyiapkan data, kajian, dan perangkat administrasi yang akuntabel.
Menurutnya, Sekretariat DPRD memiliki peran strategis dalam memastikan setiap rumusan dan rekomendasi forum tersusun secara sistematis serta memiliki dasar akademik dan yuridis yang kuat.
“Sekretariat DPRD tidak hanya menjalankan fungsi administratif, tetapi juga mendukung penguatan substansi kebijakan melalui penyediaan data komprehensif, kajian regulasi, serta analisis fiskal yang terukur,” ujarnya.
Ia menambahkan, pihaknya siap memfasilitasi tindak lanjut hasil forum melalui koordinasi lintas daerah, pendokumentasian resmi keputusan, hingga dukungan teknis dalam proses advokasi kebijakan di tingkat pemerintah pusat.
Forum ini diharapkan menghasilkan rekomendasi strategis terkait optimalisasi Dana Bagi Hasil (DBH) nikel, transparansi pengelolaan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), serta penguatan pengawasan daerah terhadap aktivitas pertambangan.






