JAKARTA, BULLETIN – Gelandang Persija Jakarta, Stjepan Loncar, menunjukkan profesionalismenya dengan menikmati kerasnya program pemusatan latihan di Thailand. Persiapan intensif ini dilakukan Persija demi menghadapi kompetisi Super League 2026/2027. Stjepan Loncar menilai latihan berat ini krusial untuk ketahanan fisik.
Pemain berusia 29 tahun itu tidak mengeluh, justru melihat program latihan yang diberikan tim pelatih sebagai fondasi penting. Pembentukan ketahanan fisik yang optimal menjadi kunci sebelum kompetisi resmi bergulir. Stjepan Loncar memahami pentingnya pramusim yang maksimal.
Selama menjalani training camp, para pemain Persija diwajibkan mengikuti dua sesi latihan setiap hari. Program ini mencakup latihan di pusat kebugaran pada pagi hari, dilanjutkan dengan sesi lapangan berisi sprint, penguasaan bola, hingga skema permainan. Kerasnya latihan ini dipandang positif oleh Stjepan Loncar.
“Latihan di Thailand ini sangat keras. Sebab, kami ada dua sesi latihan. Pagi hari latihan di gym, dan sekarang latihan yang bagus dengan sprint, penguasaan bola, dan beberapa skema polygon. Jadi sangat berat. Kami masih dalam tahap persiapan, jadi memang harus keras,” kata Stjepan Loncar, dikitip dari sistus resmi persija. Kamis (13/08/2026).
Menurut Stjepan Loncar, intensitas latihan tinggi di masa pramusim sangat diperlukan untuk membangun fondasi fisik pemain yang kokoh. Kondisi ini diharapkan dapat membantu Persija Jakarta menjalani kompetisi dengan tuntutan pertandingan yang lebih padat. Kerja keras Stjepan Loncar dan rekan-rekan akan sangat menentukan.
Meskipun mengaku kelelahan, Stjepan Loncar tetap menikmati setiap proses tersebut. Ia menyadari sepenuhnya bahwa hasil dari kerja keras selama pemusatan latihan akan sangat dibutuhkan ketika kompetisi mulai berlangsung. Ini adalah bagian dari komitmen Stjepan Loncar terhadap tim.
“Jadi, saya menikmatinya, tapi sekarang saya sangat lelah,” ujarnya.
Stjepan Loncar juga memberikan apresiasi terhadap persiapan yang dilakukan manajemen dan tim pelatih Persija selama berada di Thailand. Menurutnya, fasilitas latihan dan kondisi lapangan sangat mendukung program yang telah disusun. Lingkungan yang kondusif ini membantu Stjepan Loncar fokus pada latihan.
“Sangat bagus, dari awal semuanya bagus. Lapangannya sangat bagus, jadi kami menikmatinya. Kami punya, saya rasa, 12 hari lagi di sini untuk mempersiapkan diri dan melakukan yang terbaik di pemusatan latihan,” kata Stjepan.
Persija juga dijadwalkan akan menjalani dua pertandingan uji coba pada pekan depan. Laga-laga tersebut menjadi kesempatan berharga bagi tim untuk mengukur perkembangan fisik sekaligus menguji penerapan strategi sebelum memasuki musim baru. Stjepan Loncar siap menghadapi tantangan tersebut.
“Minggu depan kami juga ada dua pertandingan uji coba (preparation games), jadi kami harus mempersiapkan diri dan memberikan yang terbaik,” tuturnya.






